Berita

Rudal Minuteman-III pada salah satu Silo Nuklir di AS/Net

Dunia

Terkendala Situasi di Ukraina, AS Kembali Batalkan Tes Rudal ICBM Minuteman-III

MINGGU, 03 APRIL 2022 | 05:33 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Rencana uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Minuteman III yang dijadwalkan pada Jumat kemarin (1/4) kembali ditunda oleh Amerika Serikat. Tujuannya adalah untuk menurunkan ketegangan nuklir dengan Rusia selama perang di Ukraina.

Penundaan pertama terjadi pada 2 Maret, dikatakan oleh Pentagon, setelah Rusia bakal menempatkan pasukan nuklirnya dalam siaga tinggi.

Namun demikian, AS secara terbuka menyatakan niatnya hanya untuk menunda tes, bukan membatalkannya.


Kini, Jurubicara Angkatan Udara, Ann Stefanek mengatakan, keputusan untuk membatalkan uji coba rudal LGM-30G Minuteman III karena alasan yang sama pada penundaan pertama.

Ann mengatakan, tes Minuteman III akan di-reschedule pada akhir tahun ini.

“Angkatan Udara yakin dengan kesiapan kekuatan strategis Amerika Serikat,” ujar Ann kepada Reuters, Sabtu (2/4).

Rudal Minuteman III adalah bagian penting dari persenjataan strategis militer AS dan memiliki jangkauan lebih dari 9.660 km dan dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan sekitar 24.000 kilometer per jam.

Rudal ini tersebar di silo bawah tanah sepanjang Amerika, di mana setiap silo dioperasikan oleh kru peluncuran militer AS.

Sebelumnya, pada Februari, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengatakan bahwa kekuatan nuklir negaranya harus siap siaga. Putin khawatir akan invasi Rusia ke Ukraina dapat menyebabkan perang nuklir.

Namun para pejabat AS mengatakan sejauh ini mereka tidak melihat alasan untuk mengubah tingkat siaga nuklir milik mereka.

Rusia dan Amerika Serikat sejauh ini memiliki persenjataan hulu ledak nuklir terbesar di dunia. Unggul dibandingkan dengan Israel, China, Iran, dan lainnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

KPK Panggil VP PT Valbury Asia Futures di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:31

Karhutla Ancam Orangutan, Puluhan Satwa Dievakuasi

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:23

Kepala BPGMN hingga Menkopolkam Merapat ke Istana Jelang Ratas Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:22

Ancaman MSCI, Sudah Tepat OJK Sanksi Emiten Milik Prajogo Pangestu dan Franky Widjaja

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:20

Pemerintah Jangan Anggap Remeh Hasil Survei

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Kasus Dugaan Suap, KPK Panggil Pejabat Pemkab Lombok Barat dan Staf Hotel

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:09

Roadmap IHT Dibutuhkan untuk Jamin Kepastian Usaha

Senin, 19 Oktober 2026 | 14:05

Terancam Turun Kelas, BEI Temui MSCI Sore Ini

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:51

Kasus Suap Asuransi Perkapalan Pelni, KPK Panggil Petinggi Pialang Asuransi

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:45

Komisi III DPR Dukung Kapolri Dorong MUI Kaji Fatwa soal Vape

Senin, 19 Oktober 2026 | 13:39

Selengkapnya