Berita

Anggota Komisi III DPR Wayan Sudirta saat RDP dengan Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose/Ist

Politik

Bukan Dipenjara, Politisi PDIP Usul Semua Pecandu Narkoba Direhabilitasi

RABU, 30 MARET 2022 | 05:02 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Merespons banyaknya pecandu narkoba yang dipenjara membuat anggota Komisi III DPR RI I Wayan Sudirta mengusulkan pada Badan Narkotika Nasional (BNN),  sebaiknya pecandu narkoba tidak dipenjara tapi direhabilitasi.

Wayan Sudirta mengusulkan langkah rehabilitasi perlu diberikan ke semua pecandu tanpa persyaratan kecuali pengguna. Wayan meminta, bagi pengedar narkoba diberi hukuman yang berat.

"Kalau dia pengedar, kalau perlu di hukum mati sekalian,” usul Wayan saat mengikuti rapat kerja Komisi III DPR RI dengan Kepala BNN Komjen Petrus Reinhard Golose beserta jajaran di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/3).  


Wayan memandang, fungsi rehabilitasi sangatlah strategis, apalagi jika mengingat kondisi Lapas sudah sangat memprihatinkan. Sebab, lanjut Anggota Fraksi PDI Perjuangan ini, umumnya penghuni Lapas terkait kasus narkoba dan sudah mencapai 50 persen.
“Bukankah narapidana narkoba yang memenuhi ruang-ruang lapas, data beragam, tapi rata-rata di atas 50 persen itu dihuni oleh (penyalahguna) narkoba. Kalau kita kerucutkan lagi, dari tindak pidana khusus ternyata 96 persen itu (kasus) narkoba. Artinya kita tidak bisa menutup mata dari penuh sesaknya lapas karena narkoba,” ujar Wayan.

Wayan menyadari upaya rehabilitasi membutuhkan banyak anggaran. Namun demikian, hal itu dapat disiasati jika dilakukan peralihan anggaran lapas ke rehabilitasi. Ia pun menaksir dana untuk rehabilitasi sebesar Rp 1,8 triliun, sedangkan anggaran Lapas sebesar Rp 3 triliun.

Apalagi, ia melihat sudah banyak rumah sakit yang bersemangat menggunakan biaya mandiri untuk rehabilitasi,

"Lalu kenapa kita ragu-ragu membuat program yang ekstrem untuk rehabilitasi,” jelas Wayan.

Legislator dapil Bali itu mengaku akan terus bersuara selama rehabilitasi kepada penyalahguna belum memuaskan.

Ia juga berharap, program rehabilitasi diterapkan sebagai program penanganan narkoba.

“Generasi muda kita tidak bisa dipenjara terus menerus, butuh direhabilitasi, diobati,” pungkas Wayan.

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya