Berita

Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman/Net

Politik

Daripada Sibuk Radikal-Radikul, Jenderal Dudung Harusnya Pastikan Prajurit Pulang dengan Selamat

SELASA, 29 MARET 2022 | 11:59 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ada hal yang lebih penting dikerjakan seorang Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Dudung Abdurachman dibanding kampanye antiradikal.

Disampaikan Direktur Eksekutif Oversight of Indonesia's Democratic Policy, Satyo Purwanto, hampir setiap hari aparat keamanan TNI-Polri menjadi korban KKB teroris hingga banyak kehilangan nyawa.

Oleh karenanya, ia berharap KSAD lebih fokus bekerja agar tidak ada lagi prajurit yang gugur diserang KKB di Papua.


"Apakah para pimpinan TNI, khususnya KSAD Jenderal Dudung masih harus terus kampanye antiradikal-radikul, sementara anggotanya di Papua lebih sering jadi korban KKB di Papua?" ujar Satyo kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (29/3).

Satyo menilai, dibanding sibuk kampanye antiradikal dan intoleran, lebih baik Jenderal Dudung fokus bekerja agar anggota TNI AD pulang dengan selamat.

"Bisa pulang dengan selamat tanpa harus jadi korban para pimpinannya lebih senang bermain politik ketimbang sebagai aparat TNI profesional," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya