Berita

Presiden AS, Joe Biden berbicara di luar Istana Kerajaan di Warsawa, Polandia, Sabtu (26/3)/Net

Dunia

Mendik Inggris: Biden Kayaknya Salah Bicara, Nasib Putin Tergantung di Tangan Rakyatnya

SENIN, 28 MARET 2022 | 04:49 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Seorang menteri kabinet Inggris telah menjauhkan dirinya dari seruan Presiden Amerika Serikat, Joe Biden bahwa timpalannya dari Rusia, Vladimir Putin “tidak dapat tetap berkuasa”.

Menteri itu menganggap pernyataan Biden justru dapat menguatkan posisi Putin di Kremlin.

Nadhim Zahawi, Menteri Pendidikan Inggris, mengatakan bahwa rakyat Rusia-lah yang memutuskan bagaimana negaranya diatur, responsnya terhadap pernyataan tanpa naskah dari Biden pada pidato hari Sabtu di Polandia.


"Saya pikir itu terserah orang-orang Rusia," katanya kepada acara Sky's Sophy Ridge pada Minggu (27/3).

“Rakyat Rusia, saya pikir, cukup muak dengan apa yang terjadi di Ukraina, invasi ilegal ini, penghancuran mata pencaharian mereka sendiri, ekonomi mereka runtuh di sekitar mereka dan saya pikir orang-orang Rusia-lah yang akan menentukan nasib Putin dan kroninya,” ujar Zahawi.

Selain mengatakan Putin harus turun, Biden menggambarkan Putin sebagai "tukang jagal" dan mengatakan kepada hadirin di Warsawa bahwa negeri Barat harus mempersiapkan diri "untuk perjuangan panjang di masa yang akan datang".

Komentar Biden itu muncul ketika Rusia menembakkan rudal yang ditujukan ke kota Lviv di Ukraina barat, 40 mil dari perbatasan Polandia.

Kota ini adalah kota berdemografis paling pro-barat di Ukraina, dan merupakan basis dari jurnalis barat. Beberapa analis menggambarkan serangan itu sebagai niat untuk mengirim sinyal yang jelas ke Gedung Putih.

Biden juga tampaknya mendesak orang-orang di sekitar presiden Rusia untuk menggulingkannya dari Kremlin.

“Demi Tuhan, orang ini tidak bisa tetap berkuasa,” sebut pernyataan kontroversial Biden itu.

Namun beberapa pejabat Gedung Putih mengatakan, bahwa maksud Biden di pidato itu adalah ‘Putin harus menghilangkan kekuasaan atas wilayah Ukraina’, bukan ‘Amerika sebagai penentu nasib Putin’.  

Zahawi mengatakan bahwa Biden salah bicara.

“Rusia menginvasi secara ilegal ke Ukraina dan itu harus diakhiri, saya pikir itulah yang dibicarakan oleh Biden (bukan penopangan Rezim),” jelasnya.

“Meskipun Gedung Putih dan Biden sangat jelas dalam pernyataanya, saya pikir baik Amerika Serikat maupun Inggris setuju bahwa terserah kepada orang-orang Rusia untuk memutuskan siapa yang harus memerintah mereka,” tambah Zahawi.

Beberapa anggota parlemen Inggris telah menyuarakan kekhawatiran bahwa pidato itu justru mendukung Putin di dalam strata masyarakat Rusia. Namun ada juga yang mendukung pernyataan Biden itu.

Tobias Ellwood, Ketua Komite Pemilihan Pertahanan Majelis Rendah Inggris, mengatakan bahwa tidak bijaksana bagi Biden untuk membuat pernyataan tersebut. Ia mengatakan bahwa Putin akan “memutarbalikkan pernyataan itu”.

Dilain sisi, Mantan Menlu Inggris, Margaret Beckett mengatakan dia mengerti apa yang mendorong pernyataan Biden tersebut.

“Saya suka apa yang kita lihat di Joe Biden. Saya tahu bahwa dia mendapat banyak kritik, tetapi saya mengatakan dia adalah seseorang yang memiliki perasaan kuat dan cenderung untuk menyuarakannya, ”katanya kepada Sky News.

“Saya yakin bahwa stafnya dan orang-orang di sekitarnya benar untuk mengatakan bahwa Amerika tidak menyerukan perubahan rezim, tetapi saya pikir banyak orang akan bersimpati dengan sentimen yang membuatnya mengatakan apa yang dia lakukan.”

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya