Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Jokowi Ngeluh Produk Lokal Tidak Dipakai, Hensat: Bapak Selama Ini Ngapain Aja?

MINGGU, 27 MARET 2022 | 06:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Keluhan Presiden Joko Widodo pada instansi negara, baik kementerian dan lembaga pemerintah, yang tidak menggunakan produk dalam negeri dirasa aneh. Pasalnya, keluhan itu disampaikan di periode kedua yang telah berjalan 2 tahun lebih.

Bagi pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendri Satrio, pernyataan Jokowi yang disampaikan dalam acara bertajuk Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia yang digelar di Bali, Jumat (25/3), itu hanya akan bagus jika disampaikan di periode pertama.

“Tapi karena baru dikeluhkan beberapa hari lalu, maka mohon maaf komentar saya singkat saja, ‘Bapak selama ini ngapain aja?’,” ujarnya lewat akun Twitter pribadi, Sabtu (26/3).


Namun demikian, pendiri lembaga survei KedaiKOPI ini tetap mengapresiasi apa yang dikeluhkan Jokowi itu, walau sudah terlambat.

“Ya okelah better late than never,” tuturnya pria yang akrab disapa Hensat itu.

Presiden Jokowi sempat menyoroti jika ada kementerian dan lembaga pemerintah seluruh Indonesia yang ogah menggunakan atau membeli produk dalam negeri. Katanya, perilaku semacam ini memperlihatkan sebuah kebodohan.

“Barang yang kita beli barang dalam negeri, berarti bakal ada investasi, membuka lapangan pekerjaan tadi sudah dihitung, bisa membuka dua juta lapangan pekerjaan," ucap Jokowi.

"Kalau ini tidak dilakukan, bodoh banget kita ini.. Jangan tepuk tangan, karena kita belum melakukan," lanjutnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya