Berita

Ilustrasi pengiriman gas alam cair (LNG)/Net

Dunia

Ingin Singkirkan Rusia, AS Siap Pasok 15 Miliar Meter Kubik Gas Alam Cair ke Uni Eropa

JUMAT, 25 MARET 2022 | 20:05 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Amerika Serikat akan bekerja untuk memasok 15 miliar meter kubik (bcm) gas alam cair (LNG) ke Uni Eropa (UE) tahun ini untuk membantu "menyingkirkan" pasokan gas dari Rusia di Kawasan itu.

Presiden AS Joe Biden, yang menghadiri KTT NATO di Brussels pada Kamis (24/3), berjanji bahwa AS akan mengirimkan setidaknya 15 miliar meter kubik (bcm) lebih banyak LNG ke UE tahun ini daripada yang direncanakan sebelumnya.

Salah satu sumber NATO menambahkan, kesepakatan itu juga akan mencakup ekspor LNG AS yang lebih banyak ke UE pada 2023.


Dikatakan oleh pejabat senior dari UE dan AS, kedua negara bertujuan untuk mengurangi ketergantungan gas Rusia hingga dua pertiga tahun ini dan mengakhiri semua impor bahan bakar fosil Rusia pada tahun 2027 karena invasi Rusia ke Ukraina.

AS dan UE kini lebih was-was akan perintah Putin yang mewajibkan seluruh transaksi pasokan gas wajib memakai Rubel. Mereka mengatakan itu akan merusak harga dan membahayakan sirkulasi valuta asing mereka.

Menurut laporan Reuters, kilang LNG AS berproduksi dengan kapasitas penuh. Para analis mengatakan sebagian besar tambahan gas AS yang dikirim ke UE berasal dari ekspor yang akan dikirim ke tempat lain dan harga gas UE yang sudah tinggi akan naik lagi, bila mereka menarik supply tersebut ke 27 blok negara.

Alasan utamanya adalah kontrak LNG AS tidak mudah untuk dialihkan.

“Biasanya dibutuhkan dua hingga tiga tahun untuk membangun fasilitas produksi baru, jadi kesepakatan ini mungkin lebih tentang pengaturan ulang kontrak LNG, bukan pasokan jalur baru,” ucap Alex Froley, analis gas dan LNG di ICIS, dikutip dari Reuters, Jumat (25/3).

Pejabat senior pemerintah AS tidak merinci jumlah atau persentase pasokan LNG tambahan yang akan datang dari Amerika Serikat.

Menurut para analis, tidak cukup pasokan 15 bcm dari AS itu untuk menyingkirkan pengaruh gas Rusia di UE.

“Bahkan jika 15 bcm dapat dicapai, itu masih jauh dari menggantikan impor gas Rusia, yang berjumlah sekitar 155 bcm pada tahun 2021," ujar analis di ING Bank.

Tepatnya, Rusia memasok sekitar 40 persen kebutuhan gas seluruh Eropa.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya