Berita

Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan/Net

Dunia

Imran Khan: Saya Tak Mau Resign

JUMAT, 25 MARET 2022 | 03:33 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Meski menghadapi tantangan terberat dalam karier politiknya sejak berkuasa pada 2018, Perdana Menteri Pakistan Imran Khan belum berniat untuk mengundurkan diri. Padahal pihak oposisi terus menyerukan agar dirinya segera meninggalkan kursi Perdana Menteri Pakistan.

Parlemen Pakistan akan melakukan sidang pada hari ini Jumat (25/3) untuk memulai proses mosi tidak percaya terhadap Imran Khan. Butuh beberapa hari sebelum pemungutan suara yang sebenarnya untuk memutuskan apakah Khan akan dicopot atau tidak.

Partai-partai oposisi mengajukan mosi mereka bulan ini, dengan mengatakan mantan bintang kriket itu telah kehilangan mayoritas parlemennya. Menyusul pembelotan sekitar 20 legislator partainya yang meminta Khan untuk mundur.


"Saya tidak akan mengundurkan diri, apapun yang terjadi," ujar Khan dalam sebuah pernyataan pada Rabu malam (23/3), seperti dikutip Al-Jazeera.

Ia mengatakan, tidak akan menyerah tanpa perlawanan dan mempertanyakan mengapa ia harus berhenti di bawah tekanan dari ‘penjahat politik’.

Seiring dengan pembelotan dari legislator partainya, beberapa mitra koalisi Khan telah menyarankan mereka untuk bergabung dengan oposisi.

Hilangnya dukungan legislator dari partainya, membuat Khan kekurangan minimal 172 suara untuk mayoritas sederhana di parlemen yang ia butuhkan untuk mempertahankan jabatannya.

Partai-partai oposisi telah mengumumkan bahwa mereka akan berkumpul untuk mendukung mosi tidak percaya.

Oposisi mengaku kini menguasai 163 kursi di majelis rendah tetapi dapat mencapai mayoritas sederhana, jika sebagian besar pembelot bergabung dengan barisannya dalam mosi tidak percaya.

Pemilihan umum Pakistan berikutnya dijadwalkan pada akhir 2023, tetapi Mendagri Pakistan, Sheikh Rasheed Ahmad menyarankan pemilihan diadakan lebih awal untuk meredakan konfrontasi yang menghantui politik Pakistan.

Dalam sejarah, tidak ada Perdana Menteri Pakistan yang pernah menyelesaikan masa jabatan lima tahun penuh.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Catat 94 Ribu Pejabat Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:20

Implementasi PP Tunas Jangan Sekadar Formalitas

Minggu, 29 Maret 2026 | 10:13

Gelombang Aksi “No Kings” Meledak di Seluruh AS, Tuntut Trump Lengser

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:25

87 Persen Penyelenggara Negara Sudah Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:22

Kejagung Bongkar Praktik Tambang Ilegal Samin Tan

Minggu, 29 Maret 2026 | 09:01

Pramono Upayakan Tak Ada PHK di Tengah Wacana Pembatasan Belanja Pegawai

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:46

Pemerintah Wajibkan Platform Digital Patuhi PP Tunas Tanpa Kompromi

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:32

Kemenhaj Optimistis Operasional Haji 2026 Sesuai Rencana

Minggu, 29 Maret 2026 | 08:10

WFH Jumat Bisa Ciptakan Life Balance dan Tetap Produktif

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:30

Pemprov DKI Dukung Program Presiden soal Hunian Layak Warga Rel

Minggu, 29 Maret 2026 | 07:15

Selengkapnya