Berita

Kepala Biro SDM Polda Sulsel Kombes I Ketut Yudha Karyanan/Net

Presisi

Rekrutmen dan Promosi Karier Sudah Berjalan Profesional di Polda Sulsel

SELASA, 22 MARET 2022 | 13:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rekrutmen dan promosi karier di Polda Sulawesi Selatan sudah berjalan baik dan profesional juga dijalankan sesuai dengan aturan dan tata kelola yang ditetapkan Mabes Polri.

Demikian ditegaskan Kepala Biro SDM Polda Sulsel Kombes I Ketut Yudha Karyanan dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Selasa (22/3).

"Saya pastikan rekrutmen dan promosi karier sudah berjalan dengan baik, transparan dan profesional. Semua sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan," ujarnya.


Yudha mengatakan, khusus tahun ini Polda Sulsel memberi kesempatan kepada personil Polri yang mengikuti jenjang pendidikan karier dari level bintara ke level perwira (SIP) sebanyak 1.420 orang.

Keseluruh pendaftar itu kemudian mengikuti seleksi dan kompetisi secara terbuka, sehingga terpilihlah 50 peserta yang dinyatakan lolos dan mengikuti jenjang pendidikan tersebut.

"1.420 personil yang memenuhi persyaratan, menjalankan seleksi dan kompetisi secara terbuka. Terlepas belum terpenuhinya kelulusan, tetapi tingkat partisipasi (animo) cukup baik," sambungnya.

Menurut Yudha, keputusan tetap berada dalam kewenangan Mabes Polri. Sesuai aturan, Mabes Polri memiliki kewenangan untuk memutuskan jumlah kuota dalam melakukan rekrutmen dan promosi karir.

"Perlahan tapi pasti, proses seleksi pendidikan karier dalam Kepolisian akan semakin bertambah baik," tegasnya.

Yudha mengaku sejauh ini Polda Sulsel juga terus berupaya meningkatkan kesejahteraan bagi anggotanya. Selain memberikan asuransi bagi anggota, Polda Sulsel juga menyediakan asuransi pendidikan bagi anak-anak anggota Polri di sana.

"Kami ingin Polda Sulsel jadi yang terdepan dalam memberikan perhatian dan kesejahteraan bagi anggota Polri," tuturnya.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya