Berita

Sistem peluncur roket ganda Korut, KN-25/Net

Dunia

Korut Kembali Luncurkan 4 Roket, Tahun Ini yang Kesepuluh

MINGGU, 20 MARET 2022 | 19:31 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Korea Utara pada Minggu pagi (20/3), dilaporkan telah menembakkan beberapa peluncur roket jarak pendek dan mendarat di lautan selatan Pyongyang.

"Pagi ini ada tembakan di Korea Utara yang dianggap sebagai beberapa tembakan peluncur roket, dan militer kami memantau situasi terkait dan menjaga postur kesiapan," ujar Kepala Staf Gabungan Korea Selatan dalam rilisnya, dikutip dari Yonhap.

Para pejabat militer Korsel mengatakan, kini mereka telah mencapai tingkat siaga tinggi.


Pejabat militer Korsel mengatakan, Militer Korea Utara melepaskan empat tembakan sekitar pukul 07.20 waktu setempat dalam rentang waktu sekitar satu jam.

Tembakan ditembakkan ke arah perairan barat dari lokasi tak dikenal di Provinsi Pyongan Selatan.

Dewan Keamanan Nasional Korsel, telah mengadakan pertemuan darurat atas peluncuran tersebut. Niat di balik penembakan itu masih tidak diketahui, Korut pun masih diam terkait peluncuran tersebut.

Dewan menyerukan siaga untuk mencegah ‘vakumnya keamanan’ selama masa transisi pemerintah.

Presiden terpilih Korea Selatan Yoon Suk-yeol diperkirakan akan memulai masa lajangnya selama lima tahun pada 10 Mei.

Hanya beberapa hari sebelumnya, Korut melakukan uji coba rudal balistik yang diduga gagal luncur. Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan menduga Korut berencana untuk menembakkan rudal balistik antarbenua (ICBM) pada jarak penuh untuk pertama kalinya sejak 2017.

Menurut laporan militer Korsel, Uji coba gagal itu melibatkan bagian dari rudal Hwasong-17 milik Korea Utara, yakni rudal terbesar Korut.

Namun Korut membantah bahwa itu adalah Hwasong-17, mereka mengatakan rudal itu adalah "satelit pengintai".

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya