Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri/RMOL

Hukum

Firli Bahuri Ingatkan Itwasum Polri Pastikan Sistem Bisa Tutup Celah Korupsi

JUMAT, 18 MARET 2022 | 17:58 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri diminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi pembicara dalam rapat koordinasi pengawasan Inspektorat Pengawas Umum (Itwasum) Polri di Bali, Jumat (18/3).

Dalam paparannya, Firli menyampaikan bahwa Itwasum Polri dapat berperan dalam rangka pemberantasan korupsi yakni dengan menjadi garda terdepan memastikan bahwa sistem berjalan baik yang menutup celah-celah korupsi.

Sebab, lanjut Firli, di dalam negara yang menganut sistem demokrasi dan ruhnya ialah keterbukaan dan akuntabilitas seharusnya korupsi sudah tidak ada lagi.


“Tapi faktanya, korupsi masih ada. Maka timbul pertanyaan bagi kita kenapa korupsi masih ada,” kata Firli.

Pemanggul bintang tiga Polri ini kemudian memaparkan bahwa terdapat faktor baik internal karena integritas dan keserakahan. Namun terdapat faktor eksternal yang cukup mengkhawatirkan ialah masih adanya sistem yang buruk, lemah dan masih ramah terhadap korupsi.

Namun Firli menyayangkan di sistem demokrasi yang saat ini diterapkan dimana ruhnya ialah keterbukaan, akuntabilitas dan transparansi masih saja terjadi praktik-praktik korupsi.

Oleh karena itu Firli mengingatkan agar Itwasum Polri harus menjadi garda terdepan untuk memastikan bahwa sistem berjalan baik, kuat dan menutup celah korupsi.

“Karena itu rekan-rekan yang bekerja di bidang Itwasum, harus mengedepankan diri untuk memastikan bahwa sistem itu baik, kuat dan menutup celah-celah praktik korupsi,” imbau Firli.

Dikatakan Firli Itwasum juga mampu mengambil peran sebagai auditor pengawas internal pemerintah, setidaknya bertindak sebagai quality control dan quality insurance.

Disamping tugas pokoknya yakni memastikan di setiap cabang manajemen dan tahapan manajemen, mulai dari perencanaan, pengesahan, pelaksanaan hingga pengawasan terbebas dari praktik korupsi.

“Karena sesungguhnya empat tahapan ini rawan korupsi,” tekan Firli.

Disinilah, kata Firli pentingnya Inspektorat Daerah (Itwasda), auditor utama dan Itwasum. Tujuannya, memastikan seluruh unit kerja Polri mengerjakan apa yang harus dikerjakan, memastikan setiap belanja oleh Polri betul-betul digunakan dan tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran.

“Benar secara materil dan benar secara formil, itulah sejatinya tugas-tugas yang bekerja di bidang pengawasan,” tandas Firli.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya