Berita

Pekerja proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak/RMOLJateng

Nusantara

Kecewa Gaji Tak Dibayar, Pekerja Tol Semarang-Demak Mogok Kerja

RABU, 16 MARET 2022 | 20:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Puluhan pekerja proyek pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak, Jawa Tengah, menggelar aksi mogok kerja di depan kantor perusahaan PP Urban, Rabu sore (16/3).

Aksi mogok kerja yang dilakukan 75 orang pekerja tersebut, menuntut tanggung jawab Deni Nugroho, selaku Projek Manager Tol Plane Semarang-Demak, untuk membayar gaji sebesar Rp 4 juta-5 juta rupiah yang belum dibayar sejak tanggal 7 Maret lalu.

Heri Pramono, wakil mandor pekerja proyek Jalan Tol Semarang-Demak, mengaku, hampir setiap bulan pihak penanggung jawab selalu terlambat memberikan gaji.


"Dari awal kerja, mesti terlambat, dan kita pasti harus demo dulu baru dikasih. Di samping itu, Pak Deni juga nggak bisa ditemui, dengan alasan berada di luar kota," ujar Heri.

Dalam aksinya, para pekerja sempat memblokir pintu utama ke area perusahaan yang juga digunakan untuk pembuatan tiang pancang Jalan Tol Semarang-Demak, yang berada di Desa Batu, Demak tersebut.

"Kami mogok kerja sudah dua minggu ini. Intinya, sebelum gaji diberikan, kami akan mogok, sampai tuntutan kami dipenuhi," pungkas Heri.

Sementara itu, hingga saat ini, baik Deni Nugroho ataupun pihak perusahaan, enggan memberikan keterangan.

"Tidak boleh masuk, Pak Deni masih rapat audit di dalam," ujar salah seorang petugas keamanan PP Urban seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya