Berita

Yuddi Chrisnandi menerima plakat usai diangkat sebagai sebagai Dewan Kehormatan Keraton Sumedang Larang/Ist

Nusantara

Mantan Dubes RI di Ukraina Yuddy Chrisnandi Diangkat Sebagai Dewan Kehormatan Keraton Sumedang Larang

SENIN, 14 MARET 2022 | 18:14 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia periode 2014-2016 Yuddi Chrisnandi diangkat sebagai Dewan Kehormatan Keraton Sumedang Larang.

Pengukuhan Yuddi Chrisnandi digelar dalam acara silaturahmi Keraton Sumedang Larang dan Paguyuban Asep-asep se-Jawa Barat di Gedung Srimanganti, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Minggu (13/3).

Secar simbolis, Raja Keraton Sumedang Larang YPM H.R.I Lukman Soemadisoeria menyematkan Iket Sunda, kalung dan pin sebagai tanda dikukuhkannya Yuddi Chrisnandi.


Selain mengukuhkan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (Duta Besar LBBP) Ukraina periode 2017-2021, acara tersebut dirangkai dengan Deklarasi Bale Indung Asep Nusantara.

Usai pengukuhan, Yuddi mengatakan, pada masa kini menjadi sangat penting untuk mempertahankan budaya dari arus informasi dan globalisasi ekonomi yang kian berkembang pesat.

"Oleh sebab itu, nilai dan tradisi sangatlah penting bagi bangsa Indonesia dalam hal bahasa Sunda, agama dan lingkungan hidup," kata Yuddy Chrisnandi.

Turut hadir pada acara itu, Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, Sekda Kabupaten Sumedang Herman Suryatman dan para undangan paguyuban kebudayaan.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya