Berita

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu./Net

Dunia

Turki Bersedia Operasikan Bandara Hamid Karzai jika Jaminan Keamanan Dipenuhi Taliban

MINGGU, 13 MARET 2022 | 23:59 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Turki bersedia bersama Qatar untuk mengoperasikan Bandara Internasional Hamid Karzai di Kabul, Afganistan yang kini dipimpin Taliban, sepanjang tuntutan jaminan keamanan terpenuhi.

Menteri Luar Negeri Turki, Mevlut Cavusoglu pada Minggu (13/3) mengatakan, pembicaraan dengan Taliban tentang pengoperasian bandara Kabul masih berlangsung. Sehari sebelumnya, Cavusoglu telah bertemu dengan pejabat Menteri Luar Negeri Afghanistan, Amir Khan Muttaqi di Turki selatan.

Cavusoglu mengatakan Turki akan terbuka untuk mengoperasikan bandara internasional  itu.


“Tetapi ini terjadi hanya jika tuntutan keamanan telah dipenuhi,” ujar Cavusoglu seperti dikutip Reuters.

Ia menegaskan, kerjasama pengoperasian bandara ini bukan berarti Turki telah mengakui kepemimpinan Taliban. atas Afganistan Ia menambahkan pemerintah sementara di Afghanistan harus didengar.

Sementara itu, Penjabat Menteri Budaya dan Informasi Afganistan, Khairullah Khairkhwa mengatakan, pihaknya telah mendekati kesepakatan terkait operasional bandara itu.

"Prioritas dan preferensinya adalah Turki dan Qatar," ujar Khairullah kepada Daily Sabah, Sabtu (12/3).

Khairullah menambahkan, jika negosiasi gagal maka negara lain akan dipertimbangkan, menjawab kemungkinan  Uni Emirat Arab (UEA) sebagai calon penggantinya.

Pembahasan lain dalam pertemuan Menlu Turki dan Afganistan itu adalah bagaimana mencegah gelombang imigran dari Afganistan menuju Turki.

Saat ini, Turki menampung sekitar empat juta migran. Sebagian besar berasal dari Suriah. Pengambilalihan Afghanistan oleh Taliban pada Agustus tahun lalu, telah memicu eksodus massal ke Turki.

Para pemimpin Taliban mengatakan, mereka akan melakukan semua yang mereka bisa untuk membantu para migran di Turki yang ingin kembali ke Afghanistan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

UPDATE

Ranny Arafiq Datangi Polda Bukan sebagai Anggota DPR

Minggu, 29 Maret 2026 | 20:11

Yusril Dapat Teror Usai Badko HMI Sumut Diskusi Kasus Penyiraman Air Keras

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:28

Bagi SBY, Juwono Sudarsono Sosok di Balik Modernisasi Pertahanan RI

Minggu, 29 Maret 2026 | 19:13

Duh, 94.542 Penyelenggara Negara Belum Lapor LHKPN

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:37

Bapera Klarifikasi Dugaan Pengeroyokan di Area Polda Metro Jaya

Minggu, 29 Maret 2026 | 18:06

Juwono Sudarsono Dimakamkan Secara Militer di TMP Kalibata

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:46

Anomali Lelang KPK: HP Oppo Rp59 Juta Tak Dilunasi Pemenang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:26

Prabowo Bakal Bahas Isu Strategis dalam Lawatan ke Jepang

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:22

Stabilitas Pasokan dan Harga BBM Selama Mudik Dipuji Warganet

Minggu, 29 Maret 2026 | 17:03

Gus Salam Serukan Hentikan Perang Iran-AS Demi Kemanusiaan

Minggu, 29 Maret 2026 | 16:39

Selengkapnya