Berita

Ledakan dekat Gedung Konsulat AS di Erbil, Irak pada Minggu dini hari (13/3). /Net

Dunia

Serangan Roket Hantam Gedung Konsulat AS di Irak

MINGGU, 13 MARET 2022 | 10:42 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Gedung Konsulat Amerika Serikat di kota Erbil, Kurdistan, Irak, menjadi target serangan sejumlah roket pada Sabtu malam (13/3) waktu setempat. Otoritas AS dan Irak meyakini serangan tersebut datang dari Iran.

Kantor Berita Irak, INA, mengutip pernyatan Gubernur Erbil, Omed Khoshnaw, menyebutkan beberapa rudal jatuh di daerah itu. Namun tidak jelas apakah sasarannya adalah Konsulat AS atau bandara internasional Erbil di kota itu.

Stasiun televisi Kurdistan24, yang terletak di dekat Konsulat AS, menayangkan gambar kondisi studio mereka tak lama setelah roket menghantam. Terlihat pecahan kaca dan puing-puing bertebaran di lantai studio itu.


Beberapa warga Erbil juga memposting video yang menunjukkan terjadi beberapa kali ledakan besar. Guncangan akibat ledakan itu terasa hingga rumah mereka.

Seorang pejabat keamanan Irak yang berbicara dengan syarat anonim kepada Reuters dan Stripes mengatakan, mereka meyakini Iran sebagai instigator penyerangan ini.

Sementara pejabat AS setempat mengatakan, tidak ada korban militer AS dalam peristiwa Ini, tanpa menjelaskan tentang korban sipil.

Belum ada pihak yang menyatakan bertanggung jawab atas tembakan rudal tersebut.

Pada masa lalu, pasukan AS yang ditempatkan di Kompleks Bandara Internasional Erbil kerap menjadi sasaran serangan roket dan drone. Pejabat AS menyalahkan kelompok-kelompok milisi yang bersekutu dengan Iran.

Serangan itu terjadi beberapa hari setelah serangan Israel di dekat Damaskus, Suriah yang menewaskan dua perwira Korps Garda Revolusi Iran. Iran telah mengancam akan melakukan pembalasan.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya