Berita

Ilustrasi./Net

Dunia

Pasar Kripto Uni Emirat Arab Kebanjiran Klien dari Rusia

SABTU, 12 MARET 2022 | 10:51 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Perusahaan-perusahaan kripto di Uni Emirat Arab (UEA) dibanjiri permintaan untuk melikuidasi miliaran dolar AS mata uang virtual. Diduga itu dilakukan oleh klien-klien dari Rusia untuk mengamankan likuiditas aset mereka.

Hal itu diungkapkan seorang analisis pasar dan keuangan UEA dalam laporan secara eksklusif kepada Reuters, Jumat (11/3).

Laporan tersebut mengatakan, beberapa klien Rusia menggunakan cryptocurrency untuk berinvestasi di real estat UEA. Sementara sebagian lainnya menggunakan perusahaan di sana untuk mengubah uang virtual mereka menjadi mata uang keras dan menyimpannya di tempat lain.


Laporan analis itu mengatakan, sebuah perusahaan kripto telah menerima banyak pertanyaan dalam 10 hari terakhir dari pialang Swiss yang meminta untuk melikuidasi miliaran dolar bitcoin, karena klien mereka takut Swiss akan membekukan aset mereka.

“Kami memiliki lima atau enam gol dalam dua minggu terakhir. Belum ada satu pun yang keluar. Mereka jatuh pada menit terakhir, ini tidak jarang terjadi… tetapi kami tidak pernah memiliki minat sebanyak ini, " tulis laporan analis itu.

Dalam laporan tersebut juga mengutip pengakuan seorang eksekutif perusahaan cryptocurrency mengaku didatangi seseorang melalui  broker dan mengatakan, ingin menjual 125.000 bitcoin.

“Dan saya menjawabnya, Apa? Itu $6 miliar. Dan mereka menjawab balik, 'ya, kami akan mengirimkannya ke sebuah perusahaan di Australia."

Reuters mengatakan, sumber-sumber keuangan di UEA mengkonfirmasi bahwa orang-orang Rusia telah membeli properti di Dubai menggunakan kripto sebagai cara untuk mengeluarkan uang mereka dari yurisdiksi lain dan masuk ke negara Teluk.

Dubai sebagai pusat keuangan dan bisnis di Teluk Arab dan juga pusat perdagangan kripto telah lama menjadi magnet bagi orang-orang kaya di dunia. Penolakan Uni Emirat Arab untuk memihak antara sekutu Barat dan Rusia telah memberi isyarat kepada Rusia bahwa investasi mereka aman di sana.

Laporan itu mengatakan, seorang broker real estat, yang perusahaannya telah bermitra dengan layanan cryptocurrency untuk membantu orang membeli properti mengatakan mereka kini sering melihat klien dari Rusia.

"Kami telah melihat banyak orang Rusia dan bahkan Belarusia datang ke Dubai dan membawa apa pun yang dapat mereka bawa, bahkan dalam kripto,” ujar broker itu.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

Pergantian Panglima TNI, Kapolri, dan Jaksa Agung Jadi Ujian Kekuatan Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 18:10

UPDATE

Usulan PPPK Jadi ASN Pusat Sejalan dengan Komitmen Prabowo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:24

Emas Antam Terbang Rp20.000, Tembus Rp2,71 Juta per Gram Pagi Ini

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:23

Komisi III DPR Minta Penyebar Hoaks Kerusuhan Berbayar Diberantas

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:13

Bukan Cuma Hapus Konten, Penyebar Hoax Harus Diproses Hukum

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:07

Produk Newport Panen Kecaman, Promosi Tukar Hafal Ayat Suci dengan Miras

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:06

Puluhan Ribu Warga Padati Tunas Bumi Fest 2026 di Wonosobo

Selasa, 11 Agustus 2026 | 10:05

Disambut Sholawat, Gus Yaqut Siap Hadapi Sidang Dakwaan Korupsi Kuota Haji

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:56

Pemulihan Ekosistem Harus Dilakukan Secara Serentak

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:54

Trump Media Tekor 238 Juta Dolar AS, Saham Ambruk 8 Persen

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:53

Ruang Amal Indonesia Siapkan 50 Warga Kurang Mampu Tembus Industri Tekstil

Selasa, 11 Agustus 2026 | 09:49

Selengkapnya