Berita

Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol./Net

Dunia

Yoon Suk-yeol Berharap Hubungan Korea Selatan dan China Lebih Erat

JUMAT, 11 MARET 2022 | 21:39 WIB | LAPORAN: SULTHAN NABIL HERDIATMOKO

Presiden terpilih Korea Selatan, Yoon Suk-yeol melihat prospek peningkatan hubungan bilateral dengan China dan yakin hubungan kedua negara dapat berkembang lebih jauh.  

Berbicara saat bertemu dengan utusan pemerintah China, Xing Haiming pada Jumat (11/3), Yoon mengungkapkan keyakinannya tentang masa depan hubungan kedua negara.

“Saya yakin hubungan Korea Selatan-China akan berkembang lebih jauh,” katanya saat ditemui utusan China di markas People Power Party.


Yoon mengatakan tahun ini menandai 30 tahun perjalanan hubungan diplomatik kedua negara.

“Pembentukan hubungan diplomatik sangat membantu rakyat kedua negara kita dalam banyak hal. Ini juga membantu pembangunan ekonomi,” ujar Yoon seperti diberitakan Kantor Berita RMOLNetwork.

Sementara itu, dalam pesan ucapan selamat atas terpilihnya Yoon sebagai Presiden Korsel yang baru, Presiden China, Xi Jinping mengatakan China dan Korea Selatan adalah tetangga dekat dan mitra kerja sama yang penting.

“China bersedia dengan tegas mempertahankan niat awal pembentukan hubungan diplomatik kami dan memperdalam kerja sama persahabatan kami untuk mempromosikan pengembangan yang stabil dan jangka panjang dari kemitraan kerja sama strategis China-Korea Selatan dan membawa kesejahteraan bagi kedua negara dan rakyat kami,” kata Xi, dilansir kantor berita Xinhua.

Yoon yang merupakan mantan jaksa dan berasal dari partai oposisi itu, digambarkan sosok yang lebih pro Amerika Serikat dibandingkan China.

Dalam beberapa kesempatan, Yoon mengisyaratkan akan berupaya menjalin hubungan yang lebih dekat dengan AS. Termasuk rencana membeli sistem pertahanan rudal THAAD sebagai tindakan balasan terhadap aksi uji coba rudal Korea Utara.

Sementara China menganggap sistem pertahanan rudal itu sebagai ancaman keamanan mereka. Ketika Korsel menerapkan sistem pertahanan rudal tahun 2017, China meluncurkan langkah-langkah pembalasan ekonomi kepada Korsel.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan majalah Foreign Affairs bulan lalu, Yoon mengatakan aliansi yang lebih dalam dengan AS harus menjadi poros utama kebijakan luar negeri Korsel. Yoon berjanji secara sukarela berpartisipasi dalam Quad, kelompok segi empat yang dipimpin AS yang mencakup Jepang, India dan Australia.

Di lain sisi. China menganggap Quad sebagai ancaman dan provokasi di kawasan. Quad adalah upaya Barat untuk menciptakan "NATO Indo-Pasifik" untuk menahan pengaruh China.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya