Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Sindir Jokowi Soal Penundaan Pemilu, Ma’mun Murod: Ada Boneka yang Sejatinya Lemah

SELASA, 08 MARET 2022 | 22:03 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sikap Presiden Joko Widodo yang masih bungkam alias tidak menyampaikan secara langsung terkait isu penundaan pemilu dinilai sebagai ciri kepemimpinan yang lemah.

Penilaian tersebut disampaikan Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Ma'mun Murod Al Barbasy, dalam diskusi virtual Poros Peduli Indonesia, pada Selasa (8/3).

"Ada juga boneka, pemimpin yang sejatinya lemah yang dikendalikan oleh kelompok yang kuat atau dalam istilah politik disebut oligarki," ujar Ma'mun.


Ma'mun menjelaskan, dalam negara yang menganut sistem demokrasi seharusnya seluruh unsur di dalamnya, termasuk pemimpinnya, menaati konstitusi yang menjadi kesepakatan rakyat.

"Negara-negara yang masih membahas isu perpanjangan presiden itu praktik demokrasinya belum mapan, dan biasanya terindikasi untuk kemungkinan negara tersebut akan berbalik 180 derajat ke negara otoriter," tutur Ma'mun.

"Dan saya sulit mempercayai pemilu yang berlangsung di Indonesia selama ini berlangsung jurdil dan luber. Pemilu berlangsung secara curang. Itu cukup banyak ditemukan di lapangan," sambungnya.

Maka dari itu, Ma'mun mengajak seluruh unsur masyarakat untuk melawan penundaan pemilu maupun perpanjangan masa jabatan presiden.

"Ini (isu penundaan pemilu dan atau perpanjangan masa jabatan presiden) saya harap harus dihentikan, mahasiswa harus bergerak," demikian Ma'mun.


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya