Berita

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas)/Net

Politik

Minta Pemilu Ditunda, Zulkifli Hasan Terancam Di-KLB-kan

SENIN, 07 MARET 2022 | 08:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (Zulhas) kembali diminta untuk meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia dan mencabut serta membatalkan pernyataan soal penundaan Pemilu 2024.

Sekretaris Majelis Penasihat Partai Wilayah (MPPW) PAN Jawa Barat, Ahmad Adib Zain yang kecewa dengan sikap Zulhas mengumumkan usulan penundaan pemilu, sebelumnya telah memberi ultimatum agar Zulhas meminta maaf dan menarik ucapan. Dia bahkan membuat pernyataan "Menggugat Zulkifli Hasan" pada Selasa (1/3).

Dalam pernyataan sikap yang berisi enam poin, Adib memberikan tenggat waktu selama 3 x 24 jam untuk Zulhas.


Di mana, jika tidak melakukan pencabutan dan pembatalan pernyataan tentang penundaan jadwal pemilu, Adib meminta Zulhas mempertanggungjawabkan perbuatannya dalam suatu Rakernas dan atau Kongres Luar Biasa (KLB) PAN.

Namun hingga batas yang ditentukan belum juga ada sikap dari Zulhas. Adib lantas membuat kembali pernyataan dan tuntutan terbuka kepada Zulhas yang disebarluaskan pada 4 Maret lalu.

"Kita meminta kepada saudaraku Zulkifli Hasan mencabut dan membatalkan pernyataannya tentang penundaan Pemilu 2024, meminta maaf kepada seluruh rakyat Indonesia, dan menyatakan PAN bersedia dan siap menyukseskan Pemilu 2024," ujar Adib dalam keterangannya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Senin (7/3).

Adib pun menyebarkan pernyataan ini dengan cepat pesan berantai dan meminta kepada rakyat Indonesia yang mendukung untuk mengirimkan pesan ke nomor yang tertera.

"Terima kasih, saudaraku telah membangun haraPAN melalui Pemilu yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil setiap lima tahun sekali dapat mewujudkan kedaulatan rakyat Indonesia," pungkas Adib.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Revolusi Status Buruh Harian Lepas

Senin, 22 Juni 2026 | 00:03

Nyanyian Sony Sebut 41 Nama Dituding Hanya untuk Kelabui Penyidik

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:33

Penangkapan Roy dan Tifa Perkuat Anggapan Polisi di Bawah Kendali Jokowi

Minggu, 21 Juni 2026 | 23:17

Prabowo Panggil Rosan, Bahas Optimalisasi Aset Negara dan Transformasi BUMN

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:55

Program Sekolah Rakyat Dapat Akses Gratis Talent DNA ESQ

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:32

Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Nginap di Rutan Polda, Besok ke Kejaksaan

Minggu, 21 Juni 2026 | 22:01

Teruji di MRS 2026, Pertamax Turbo Jadi Andalan Utama Pembalap Nasional

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Penyelenggaraan Haji Tahun Ini Lebih Baik dari Sebelumnya

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:46

Buntut Gesekan Petugas vs Ojol, Ini Strategi Baru Dishub DKI Atur Ruang Jalan Ibu Kota

Minggu, 21 Juni 2026 | 21:31

Mensos ke Pejabat Baru: Jangan Sabotase Program Sekolah Rakyat!

Minggu, 21 Juni 2026 | 20:45

Selengkapnya