Berita

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan/Net

Dunia

Telepon Putin Selama Satu Jam, Erdogan Desak Kesepakatan Damai Rusia dan Ukraina

MINGGU, 06 MARET 2022 | 22:53 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Turki merupakan salah satu negara yang memberikan perhatian lebih pada situasi yang tengah berkembang di Ukraina saat ini, usai Rusia melancarkan aksi militer akhir Februari lalu.

Hal itu pula lah yang menjadi fokus pembahasan dalam pembicaraan telepon yang dilakukan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada akhir pekan ini.

Menurut keterangan yang dirilis kantor Kepresidenan Turki pada Minggu (6/3), kedua pemimpin negara melakukan panggilan telepon selama satu jam.


Pada kesempatan tersebut, Erdogan telah mendesak Putin untuk mengumumkan gencatan senjata di Ukraina, membuka koridor kemanusiaan dan menandatangani perjanjian damai.

Menurut keterangan yang sama, sebagaimana dimuat Al Jazeera, Erdogan mengatakan kepada Putin bahwa Turki siap untuk berkontribusi pada resolusi damai konflik.

Erdogan juga menyatakan bahwa gencatan senjata akan meredakan kekhawatiran atas situasi kemanusiaan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya