Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Politik

Dekan Fisip ULM: Jokowi Berhasil Ciptakan Kondusifitas Politik Selama Memimpin

JUMAT, 04 MARET 2022 | 22:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Joko Widodo dinilai berhasil menciptakan suasana politik Indonesia yang kondusif selama dua periode kepemimpinannya. Hal tersebut terbukti mampu meminimalisir terjadinya konflik internal di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

Begitu yang disampaikan Dekan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (Fisip) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Budi Suryadi dalam keterangan tertulis, Jumat (4/3).

Budi menilai, kebijakan Jokowi mampu membawa Indonesia ke arah politik yang lebih dinamis. Sehingga stabilitas politik serta perkenomian bangsa dan negara berjalan dengan baik.


"Dikepemimpinan sipil stabilitas politik kita dinamis dibiarkan berjalan tapi ekonomi juga berjalan," ujar Budi.

Budi mengaku sangat menikmati suasana politik dinamis di era pemerintahan Jokowi. Menurutnya kebasan yang berlandaskan saling menghargai membuat politik di Indonesia menjadi lebih tentram.

"Tapi saya paling menikmati perjalanan politik sekarang karena politik kita sekarang menjadi lebih dinamis," ucap Budi.

Budi membandingkan era politik yang diciptakan oleh Jokowi dengan masa orde baru. Presiden RI ke-7 itu dinilai berhasil mewujudkan roda politik yang yang imbang dan tidak memihak.

"Politik sekarang di Presiden Jokowi itu imbang tidak seperti yang saya rasakan pada Orde Baru. Sehingga terus bergulir," kata Budi.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya