Berita

Situasi di masjid Kucha Risaldar di kawasan kota tua Peshawar usai ledakan bom terjadi/Associated Press

Dunia

Ledakan Bom Terjadi Saat Shalat Jumat, 56 Orang Meninggal Dunia.

JUMAT, 04 MARET 2022 | 22:37 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Sebuah bom meledak di dalam sebuah masjid Syiah di kota Peshawar, Pakistan pada Jumat siang (4/3) waktu setempat. Ledakan terjadi saat puluhan jamaah sedang menunaikan ibadah shalat Jumat di masjid Kucha Risaldar di kawasan kota tua Peshawar.

Akibat ledakan tersebut, lebih dari 50 orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka.

Menurut keterangan pejabat rumah sakit setempat, sedikitnya 56 orang meninggal dunia. Sementara itu, di antara korban luka, beberapa di antaranya berada dalam kondisi kritis.


Belum jelas siapa dalang di balik aksi tersebut. Sejauh ini juga belum ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas ledakan tersebut.

Sementara itu, kepala polisi Peshawar Muhammed Ejaz Khan mengatakan bahwa ledakan bom itu bermula dengan baku tembak. Dua penyerang bersenjata menembaki polisi di luar masjid, dan menyebabkan seorang penyerang dan seorang polisi tewas dalam baku tembak, dan seorang polisi lainnya terluka.

Penyerang yang tersisa kemudian memasuki masjid dan meledakkan bom.

“Pertama saya mendengar lima hingga enam tembakan dan kemudian saya melihat pengebom bunuh diri memasuki masjid dan ledakan besar terjadi,” kata seorang saksi mata yang rumahnya dekat dengan lokasi kejadian, sebagaimana dikabarkan .

“Pintu rumah saya terbuka dengan keras dan saya jatuh ke tanah. Ketika saya memasuki masjid, ada asap dan debu dan orang-orang tergeletak bersimbah darah," sambungnya.

Segera setelah kejadian itu, unit penjinak bom mengatakan sekitar 5 kilogram bahan peledak digunakan dan bantalan bola ditambahkan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya