Berita

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Dr. Siti Nurbaya menyampaikan pidato pada perayaan Hari Jadi ke-50 United Nations Environment Programme (UNEP)/Repro

Dunia

Rayakan Hari Jadi UNEP ke-50, Menteri Siti Nurbaya Paparkan Capaian Ekonomi Hijau RI

JUMAT, 04 MARET 2022 | 21:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Indonesia berhasil membuat capaian baru yang memuaskan dalam hal ekonomi hijau dan penurunan emisi karbon.

Begitu pernyataan yang disampaikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Dr. Siti Nurbaya yang disampaikan pada perayaan Hari Jadi ke-50 United Nations Environment Programme (UNEP) atau UNEP@50 pada Jumat (4/3).

“Melalui kerjasama dengan UNEP, Indonesia mampu mencapai hasil memuaskan dalam memobilisasi kesadaran sosial dan memberikan pelatihan khusus yang bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai hambatan kritis, merumuskan dan menilai beragam alternatif kebijakan, dan mengeskekusinya untuk menghijaukan ekonomi di Indonesia," ujarnya dalam rekaman video pernyataannya tersebut.


"Kita perlu mendorong penguatan UNEP sebagai organisasi utama lingkungan, dan menyerukan tindakan dan komitmen untuk segera memecahkan tantangan lingkungan," sambungnya.

Pada perayaan bertajuk “UNEP@50: Strengthening UNEP for the implementation of the environmental dimension of the 2030 Agenda for Sustainable Development” yang dilaksanakan di Kantor PBB di Nairobi, Kenya pekan ini,negara anggota UNEP menyepakati sebuah Deklarasi Politik yang memuat komitmen bersama negara anggota untuk bahu-membahu menjawab tantangan lingkungan global.

Hadir secara fisik delegasi Indonesia dipimpin oleh Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Laksmi Dhewanthi, didampingi Wakil Tetap Indonesia untuk UNEP, Duta Besar Dr. Mohamad Hery Saripudin dan team KBRI Nairobi.  

“Indonesia sangat mendorong kerangka kerja sama dan kemitraan yang mencakup seluruh kalangan stakeholders, termasuk negara berkembang, yang memiliki latar belakang, pandangan, dan kemampuan yang sama," jelas Dirjen Laksmi Dhewanthi., sebagaimana keterangan yang diterima redaksi.

“Dari pengalaman dan pengamatan kami, kolaborasi yang kuat dan kokoh yang didasarkan pada rasa saling menghormati, saling percaya dan saling memberikan manfaat, adalah persyaratan utama untuk membangun dunia pascapandemi yang tangguh dan inklusif," tambahnya.

Dirjen Laksmi yang juga merupakan Ketua Delegasi Indonesia yang hadir secara langsung pada pertemuan di Nairobi menambahkan bahwa atas alasan itu, Indonesia merupakan proponent utama dalam kerangka Kerjasama Selatan-Selatan dan Triangular, sebagaimana tercermin dalam Deklarasi Politik ini dan Strategi Jangka Menengah UNEP periode 2022-25.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

IKA BEM Nusantara Ajak Elemen Bangsa Dukung Program Ketahanan Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:56

Bergerak Bersama Menuju Sila Kelima Pancasila

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:30

TNI Tembus Medan Terjal Salurkan 2 Ton Logistik di Kabupaten Puncak

Senin, 03 Agustus 2026 | 01:09

Buka Turnamen Tenis Beregu

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:42

531 Atlet Taekwondo Terbaik Asia Siap Bertarung Demi Kehormatan Negara

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:24

Prabowo Harus Rombak Kabinet Buntut Tingkat Kepuasan Publik Melorot

Senin, 03 Agustus 2026 | 00:04

Zanzabella Singgung "Si Ono" dan Rekaman CCTV: Pertengkaran Pasti Ada Sebabnya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:35

Pelaporan ESG Tahun 2026 Indonesia

Minggu, 02 Agustus 2026 | 23:05

Ustaz Novel: LGBT Bahaya Laten dengan Daya Rusak Luar Biasa

Minggu, 02 Agustus 2026 | 22:39

Tragedi KM Mutiara Sentosa 2: Keluarga Cemas Banyak Penumpang Tak Masuk Manifes

Minggu, 02 Agustus 2026 | 21:53

Selengkapnya