Berita

Menantu Habib Rizieq Shihab, Hanif Alatas di atas mobil komando/RMOL

Politik

Di Kantor Gus Yaqut, Menantu Habib Rizieq Ungkit Sikap NU yang Pernah Tolak Aturan Adzan

JUMAT, 04 MARET 2022 | 21:52 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Inkonsistensi kelompok Nahldatul Ulama dalam menyikapi aturan tentang adzan turut disindir massa 212 saat berunjuk rasa di depan Kantor Kementerian Agama (Kemenag), kawasan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Jumat (4/3).

Menantu Habib Rizieq Shihab, Hanif Alatas merasa heran dengan sikap NU yang pernah menolak pengaturan adzan di era Wapres Boediono pada tahun 2012 silam.

Sebab kini sikap itu berbanding 180 derajat. Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang juga berasal dari NU justru mengeluarkan aturan mengenai volume adzan.


"Dulu 2012, ketika Wapres Boediono melontarkan wacana pengaturan volume adzan, yang menolak adalah NU. Kenapa sekarang menteri NU (Yaqut) yang buat aturan itu?" ujar Hanif Alatas.

Menurutnya, lafaz adzan mengandung barokah. Sejauh mana adzan itu sampai, maka sejauh itu pula orang yang mengumandangkan adzan mendapatkan ampunan dari Allah SWT.

"Maka, saya setuju dengan sikap NU tahun 2012 yang menolak wacana Wapres Budiono untuk negara mengatur volume adzan," tegasnya.

"Ini sudah berjalan dari kita merdeka, tapi dengan ini malah jadi polemik. Saya kira ini justru menganggu kerukunan umat beragama," imbuhnya.

Belum lagi, kata Hanif, pihaknya semakin resah ketika Menag Yaqut yang adalah kader NU, malah membandingkan suara adzan dengan gonggongan anjing.

"Ini tidak pantas diucapkan apalagi dari Menteri Agama yang seharusnya jadi garda terdepan menjaga kesucian agama, menjaga kerukunan umat beragama," tandasnya. 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya