Berita

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif/RMOL

Politik

Tolak Klarifikasi Kemenag, PA 212 Bersikukuh Yaqut Cholil Qoumas Nodai Agama

JUMAT, 04 MARET 2022 | 19:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Persaudaraan Alumni (PA) 212 menilai klarifikasi Kementerian Agama (Kemenag) terkait pernyataan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas soal adzan tidak dapat diterima.

Ketua Umum PA 212, Slamet Maarif menegaskan, pihaknya telah mencermati video pernyataan Menag Yaqut. Dalam video itu, Menag secara jelas telah membandingkan kumandang adzan dengan gonggongan anjing.

"Kita sudah mencermati, sudah melihat, mempelajari video perbandingan antara kalimat adzan dengan klarifikasi," tegas Slamet Maarif, Jumat (4/3).


Slamet juga menyebut telah menelaah pernyataan Menag Yaqut dengan para pakar hukum hingga ahli bahasa.

Bahkan, ia juga telah berkomunikasi langsung dengan mantan Menpora era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Roy Suryo terkait Menag Yaqut.

"Kami sudah ke orang hukum juga, dengan ahli bahasa, bahkan dengan Mas Roy Suryo pun kita sudah komunikasi. Dan patut diduga penistaan agama yang harus diproses. Harus diproses ya," pungkas Slamet. 

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya