Berita

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah/RMOLJabar

Politik

Fahri Hamzah Minta Orang-orang di Lingkaran Dekat Jangan Jerumuskan Presiden Jokowi

JUMAT, 04 MARET 2022 | 10:45 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rilis survei LSI terbaru yang menyebut bahwa mayoritas publik tidak setuju dengan penundaan Pemilu 2024 dan penambahan masa jabatan Presiden disambut baik Partai Gelora Indonesia.

Wakil Ketua Umum Partai Gelora, Fahri Hamzah menilai, survei itu secara konsisten  masih memberi kesempatan Presiden Jokowi untuk mengakhiri jabatannya dengan baik.

"Apabila beliau (Jokowi) konsisten dengan jadwal konstitusi," ucap Fahri kepada wartawan, Jumat (4/3).


Namun demikian, sambung Wakil Ketua DPR RI periode 2014-2019 itu, jika Presiden Jokowi merespons survei tingkat kepuasan publik terhadap pemerintahannya sebagai dalih untuk memperpanjang masa jabatan, maka itu akan menjadi malapetaka.

"Itu saya yang perlu ditegaskan, supaya jangan sampai orang-orang di sekitar Presiden menjerumuskan Presiden ke dalam lubang yang deritanya akan ditanggung Presiden dan keluarganya selama-lamanya," pungkas Fahri.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya