Berita

Bendera Ukraina/Net

Dunia

China Mulai Evakuasi Warganya dari Ukraina ke Polandia dan Slovakia

SELASA, 01 MARET 2022 | 23:58 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

China mulai mengevakuasi warganya dari Ukraina pada awal pekan ini (Selasa, 1/3).

Menurut kabar yang diwartakan oleh media pemerintah China CCTV, evakuasi ini dilakukan ketika kekhawatiran akan keselamatan warga China di Ukraina semakin meningkat.

Bukan hanya karena invasi Rusia yang sedang berlangsung, melainkan juga karena kemarahan sejumlah warga Ukraina yang dilaporkan meningkat karena penolakan pemerintah China untuk mengecam invasi Rusia tersebut.


Dalam evakuasi yang dilakukan, satu orang dilaporkan terluka oleh peluru saat bepergian melalui jalan darat dari Ukraina timur ke kota barat Lviv.

Sebelumnya, pada Senin (28/2), media China Global Times melaporkan bahwa sekitar 600 mahasiswa China melarikan diri dari ibukota Kiev dan kota pelabuhan selatan Odessa.

Mereka melakukan perjalanan dengan bus selama enam jam ke negara tetangga Moldova di bawah pengawalan pihak Kedutaan Besar China di Ukraina dan polisi setempat.

Sementara itu, dikabarkan Channel News Asia, evakusi terbaru akan membawa sekitar 1.000 warga negara China lainnya untuk meninggalkan Ukraina menuju Polandia dan Slovakia.

abar soal evakuasi warga China ini juga dikonfirmasi oleh Kementerian Luar Negeri China. Pada hari Selasa (1/3), mereka mengatakan bahwa mereka membantu warga meninggalkan negara itu, tetapi tidak memberikan rincian.

"Kementerian Luar Negeri China dan kedutaan serta konsulat China di Ukraina telah mengirimkan semua sumber daya dan melakukan semua upaya untuk memberikan dukungan dan bantuan," kata juru bicara kementerian Wang Wenbin pada pengarahan rutin.

Kedutaan Polandia di China mengatakan pada hari Senin bahwa warga negara China yang dievakuasi dari Ukraina dapat memasuki Polandia dan tetap bebas visa hingga 15 hari.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya