Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani saat memberi pembekalan di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun Anggaran 2022 yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (1/3)/Net

Politik

Dukung Pencapaian MEF TNI, Puan Ingin Postur Pertahanan 3 Matra Optimal

SELASA, 01 MARET 2022 | 14:40 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

TNI dan Polri merupakan dua institusi yang penting bagi Republik Indonesia dalam menjaga stabilitas nasional dan melindungi segenap rakyat Indonesia. Keduanya selalu menjadi harapan rakyat.

Begitu tegas Ketua DPR RI Puan Maharani saat memberi pembekalan di Rapat Pimpinan (Rapim) TNI-Polri Tahun Anggaran 2022 yang digelar di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Selasa (1/3).

Dalam pembekalan itu, Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut turut menyatakan dukungan pada pencapaian Minimum Essential Force (MEF) TNI dan Grand Design Polri.


Khusus MEF TNI, Dukungan diberikan agar cita-cita TNI sebagai alat negara yang profesional dan memiliki kemampuan serta kekuatan efektif dalam mempertahankan, melindungi, dan memelihara keutuhan dan kedaulatan negara, terwujud.

Puan Maharani berharap TNI bisa lebih taktis dalam mengantisipasi dinamika perkembangan geopolitik. Dalam catatannya, TNI juga harus mengantisipasi medan perang baru yang dipengaruhi oleh siber dan teknologi yang dapat mengancam kedaulatan, keutuhan wilayah, dan keselamatan bangsa.
 
“TNI ke depan, agar telah mengantisipasi konsep postur kemampuan dan kekuatan TNI, yang telah memasukan berbagai faktor perkembangan terakhir,” sambung perempuan pertama yang menjadi ketua DPR RI itu.

Sementara menyinggung MEF atau kekuatan pokok minimum TNI yang telah diterapkan sejak 2010, Puan menekankan agar ada komitmen antara pemerintah, TNI, dan Polri agar target pencapaian optimal.

Berdasarkan data yang diurai Puan, MEF TNI terbagi dalam 3 tahapan rencana strategis (renstra), yaitu Renstra I (tahun 2010-2014), Renstra II (tahun 2015-2019), dan Renstra III (tahun 2020-2024).

Pada Renstra II capaian MEF baru sebesar 61,48 persen dari target sebesar 74,62 persen.

“Artinya kekuatan postur pertahanan militer ketiga matra TNI masih belum optimal. Harus ada komitmen bersama untuk Renstra III yang berakhir 2024,” sambung mantan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan itu.

Puan sendiri memastikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk mendukung upaya membangun kekuatan TNI dalam melaksanakan pertahanan negara. Dia berharap, alutsista mutakhir, baru, dan sesuai kebutuhan yang dipilih.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya