Berita

Proses pencarian korban gempa oleh tim K-9/Net

Presisi

Polda Sumbar Turunkan Tim dengan Anjing Pelacak Cari Korban Gempa Pasaman

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 21:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Dua unit tim K-9 atau anjing pelacak diturunkan Polda Sumatera Barat untuk membantu proses pencarian korban yang tertimbun longsor di Kabupaten Pasaman akibat gempa magnitudo 6,1 pada Jumat, 25 Februari 2022. Saat ini, lima orang masih dinyatakan hilang.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Satake Bayu mengatakan Polda Sumbar menurunkan sejumlah personel dari Direktorat Samapta dan Satuan Brimobda untuk membantu proses evakuasi korban.

"Anjing pelacak dari unit K-9 juga disertakan untuk  melakukan pencarian korban," kata dia.


Tim gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, Basarnas dan instansi masyarakat serta relawan lainnya, melakukan pencarian terhadap korban longsor akibat gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Pasaman.

Ia mengatakan lokasi pencarian tersebut berada di Jorong Guguk, Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman.

Petugas sampai saat ini masih melakukan pencarian korban yang hilang yang diduga tertimbun longsor atau reruntuhan bangunan. "Semoga korban dengan cepat dapat ditemukan," ucapnya.

Sebelumnya Kapolda Sumbar Irjen Pol Teddy Minahasa Putra menyebutkan 1.529 personel gabungan yang membantu proses penanganan korban pascagempa di Pasaman Barat dan Kabupaten Pasaman.

Polda Sumbar juga mengirimkan bantuan berupa sembako dan kebutuhan lainnya untuk masyarakat sebanyak enam unit truk. Selain itu, 17 Polres di luar Polres yang terkena gempa juga diwajibkan untuk membantu.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya