Berita

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov/Net

Dunia

Kremlin Pastikan Rusia Siap Tangani Dampak dari Sanksi Barat

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Rusia kebanjiran sanksi dari banyak negara, terutama negara-negara Barat, usai melakukan invasi ke Ukraina pekan kemarin.

Meski begitu, Rusia yakin bisa menangani masalah yang muncu akibat sanksi tersebut sesegera mungkin.

"Sanksi Barat terhadap Rusia keras, tetapi negara kami memiliki potensi yang diperlukan untuk mengkompensasi kerusakan," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Senin (28/2).


Pernyataannya itu disampaikan saat Presiden Rusia Vladimir Putin terngah bertemu dengan para pejabat di Moskow untuk membahas gejolak ekonomi dari perang yang telah berlangsung selama lima hari itu.

"Realitas ekonomi telah berubah secara signifikan," kata Peskov, seraya menambahkan bahwa Rusia telah mengambil langkah-langkah untuk mempersiapkannya.

“Rusia telah secara sistematis mempersiapkan untuk waktu yang cukup lama untuk kemungkinan sanksi, termasuk sanksi terberat yang sekarang kita hadapi,” sambungnya, seperti dimuat Reuters.

Sanksi dari Barat telah cukup berdampak terhdap Rusia. Hal itu bisa dilihat dari jatuhnya nilai tukar mata uang rubel terhadap dolar AS sebanyak 20 persen pada awal pekan ini.

Untuk menopang hal itu, Bank sentral Rusia meningkatkan lebih dari dua kali lipat suku bunga utamanya menjadi 20 persen.

Sementara itu, pasar saham Moskow tetap tutup untuk hari ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya