Berita

Perdana Menteri Australia Scott Morrison/Net

Dunia

Ubah Kebijakan, Australia Sepakat Kirim Bantuan Senjata ke Ukraina

SENIN, 28 FEBRUARI 2022 | 10:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah sebelumnya hanya menjanjikan 'bantuan tidak mematikan', Pemerintah Australia akhirnya sepakat untuk mengalokasikan dana yang akan digunakan untuk mengirim senjata ke Ukraina.

Perubahan keputusan itu disampaikan Perdana Menteri Scott Morrison setelah melakukan ibadah di St Andrews Ukrainian Church, Senin (28/2).

"Pemerintah Australia akan terus membela apa yang benar ketika menyangkut Ukraina," katanya Morrison, seperti dikutip dari 9News.


“Kami sudah memberikan dukungan yang signifikan dalam hal bantuan yang tidak mematikan, tetapi saya baru saja berbicara dengan Menteri Pertahanan dan kami akan berusaha memberikan dukungan apa pun yang kami bisa untuk bantuan mematikan melalui mitra NATO kami, terutama Amerika Serikat dan Inggris," kata Morrison.

"Kami akan bekerja melalui saluran-saluran itu karena itulah cara paling efektif untuk melakukannya, mereka sudah memberikan dukungan di bidang ini," lanjutnya.

Dia mengatakan Australia juga memberikan bantuan dalam bentuk dukungan kemanusiaan dan akan mempercepat aplikasi visa dan persetujuan orang Ukraina.

Keputusan Morrison datang hanya beberapa hari setelah Australia mengatakan hanya akan memberikan bantuan yang tidak mematikan ke Ukraina.

Australia juga telah memberlakukan sanksi terhadap Rusia, termasuk beberapa yang berdampak pada 339 anggota parlemen negeri Beruang Merah.

Pada Minggu (27/2), Menteri Luar Negeri Marise Payne mengumumkan sanksi terhadap delapan oligarki Rusia yang dekat dengan Putin, dan awal pekan ini larangan perjalanan dan sanksi keuangan yang ditargetkan dikenakan pada delapan anggota Dewan Keamanan Federasi Rusia.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Tak Sekadar Acara Formal. Mubes BMK 1957 Hadirkan City Tour di Semarang

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:23

BPS Catat Inflasi 2,88 Persen pada Juli 2026, Ini Biang Keroknya

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:22

Fahira Idris Desak Pemprov DKI Perkuat Antisipasi Puncak Kemarau

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:09

Usulan RUU LGSP MUI Jadi Ujian Keseriusan DPR dan Pemerintah

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:06

Provokasi Bangkrut dari ‘De Volkskrant’

Senin, 03 Agustus 2026 | 12:02

Dewas Soroti Ratusan Pemberitahuan Pro Justitia KPK Terlambat Disampaikan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:58

Ponpes Tambakberas Libatkan Santri Jadi Relawan Muktamar NU

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:49

Prabowo Akan Terima Kunjungan PM Thailand di Istana Merdeka Sore Ini

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:46

Indonesia Catat Deflasi 0,14 Persen di Juli 2026, Dipicu Harga Pangan

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:45

Tiga Masalah Utama Pemicu Turunnya Kepuasan terhadap Prabowo

Senin, 03 Agustus 2026 | 11:21

Selengkapnya