Berita

Masyarakat Jabar dan luar Jawa lebih condong ke Anies dan Prabowo untuk Pilpres 2024/Net

Politik

Bukan Ridwan Kamil, Masyarakat Jabar dan Luar Jawa Lebih Condong Dukung Prabowo dan Anies

MINGGU, 27 FEBRUARI 2022 | 20:49 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Basis dukungan wilayah Jawa Barat dan luar Jawa lebih condong mendukung Prabowo Subianto dan Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Hal itu merupakan hasil survei yang dilakukan oleh Indopol Survey dalam hal basis dukungan wilayah

"Daerah basis pendukung para figur Capres 2024 tergambarkan sangat jelas," ujar Direktur Eksekutif Indopol Survey, Ratno Sulistiyanto saat memaparkan hasil survei, Minggu (27/2).


Di mana kata Ratno, kepala daerah atau gubernur memiliki peluang keterpilihan yang tinggi di daerahnya masing-masing.

"Ditunjukkan oleh dominasi Ganjar Pranowo di Jateng (Jawa Tengah) 68,82 persen dan Anies Baswedan di DKI Jakarta 54 persen," kata Ratno.

Namun demikian, di Jawa Barat (Jabar) meskipun Ridwan Kamil memiliki simpati cukup kuat yakni sebesar 18,1 persen, namun masyarakat Jabar lebih terbuka terhadap figur lain, yaitu Prabowo Subianto 23,81 persen dan Anies 22,86 persen.

"Di DIY dan Jawa Timur di mana kultur Jawa merupakan yang utama, Ganjar Pranowo mendapatkan simpati tertinggi, 50 persen dan 30 persen. Sedangkan di Provinsi "Jawara" Banten, Prabowo lebih mengakar," terang Ratno.

Selain itu di luar Jawa kata Ratno, Prabowo dan Anies paling memiliki peluang.

Survei ini dilakukan pada 18-25 Januari 2022. Pengambilan sampe survei ini dilakukan dengan cara multistage random sampling dengan responden sebanyak 1.230 orang dengan margin of error kurang lebih sebesar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Status Hukum dan Akuntansi Danantara Alami Kebingungan

Minggu, 26 Juli 2026 | 03:23

Koops TNI Habema Berhasil Evakuasi Dua Korban Aksi Kekerasan di Yahukimo

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:57

Pembangunan Papua Harus Dimulai dari Pendidikan Anak

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:42

Pengusutan Diskriminasi WNI di Bali Penting Buat Jaga Wibawa Hukum

Minggu, 26 Juli 2026 | 02:24

Dari Ekopol Kolonial Menuju Berdaulat

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:57

Generasi Emas Institute jadi Harapan Baru Anak Muda Menatap 2045

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:33

Lahirnya Generasi Hebat OAP Tolok Ukur Keberhasilan PSN Papua

Minggu, 26 Juli 2026 | 01:10

Polda Jabar Selidiki Penemuan Jenazah Seorang Satpam di Waduk Jatiluhur

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:53

Cegah Bad Mining Lewat Koperasi

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:35

Dana Keistimewaan Yogyakarta Sukses Berdayakan Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 00:12

Selengkapnya