Berita

tokoh masyarakat Banten, KH Aang Munawwar/Repro

Politik

Tokoh Masyarakat Banten Dukung Pemindahan Ibukota

SABTU, 26 FEBRUARI 2022 | 23:01 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Rencana pemindahan Ibukota yang dicanangkan pemerintah semakin serius. Terlebih DPR RI telah melakukan pengesahan Rancangan Undang-undang (RUU) Ibu Kota Negara (IKN).

RUU IKN tersebut disahkan melalui rapat paripurna DPR pada 18 Januari lalu. UU tersebut disahkan terdiri dengan 11 bab dan 44 pasal.

Menanggapi hal tersebut, tokoh masyarakat Banten, KH Aang Munawwar mengatakan, jika dia pribadi dan masyarakat Banten mendukung rencana pemerintah soal pemindahan Ibu Kota.


"Intinya kami tidak keberatan pemindahan Ibu Kota, karenanya saya pribadi dan masyarakat Banten umumnya mendukung rencana pemerintah memindahkan Ibu Kota Negara (IKN). Soal permasalahan IKN, mudah-mudahan benang kusut soal dapat terurai seiring berjalannya waktu," ujar Aang di Jakarta Journalist Center (JJC) bertema "Ibu Kota Baru, Konsep Smart City, dan Kearifan Lokal yang Alami", Sabtu (26/2).

Menurut Aang, perpindahan Ibu Kota memang harus disegerakan dan tidak harus menunggu momen. Namun, rencana ini jangan sampai meninggalkan kesan tidak baik.

"Lebih itu baik disempurnakan dulu, sehingga apa yang dicita-citakan sebagai smart city berakhir menjadi smart people. Jadi indonesia dapat menjadi mercusuar yang kita dambakan," katanya.

Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Sulawesi Tengah, KH. Hamim. Menurutnya, sebagai orang Sulteng sudah menjadi kebiasaan orang Sulteng untuk berpindah dan memajukan suatu daerah.

"Saya sebagai orang Sulsel suka transformasi, karena karakter kita suka berpindah apalagi ini smart city, kita dukung jika ada rencana peradaban baru oleh pemerintah sekarang," ujar Hamim.

Menurut Hamim, dengan perpindahan Ibu Kota akan mengikis opini masyarakat tentang adanya Jawanisasi. Sehingga kebhinekaan akan menjadi sesuatu yang lebih nyata.

"Betapa strategisnya lokasi IKN baru kita, karena nanti tak ada Jawanisasi dan akan menjadi aspirasi kebhinekaan. Indonesia pasti akan utuh dengan adanya IKN baru ini," jelasnya.

Dalam diskusi ini turut hadir guru besar IPDN, Prof Djohermansyah Johan, Ketua Pandawa Nusantara Jabar, Rusman Nuryaman, dan tokoh masyarakat adat Kalimantan, Agustin Teras Narang.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Presiden Prabowo Patok Belanja Negara Rp4.097 Triliun, Defisit Rp671,2 T di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 18:15

Pemerintah Anggarkan Belanja Rp4.097 Triliun untuk Delapan Program Prioritas di 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:59

Titah Prabowo Usut Tambang Ilegal Wajib Dilaksanakan TNI-Polri

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:55

Prabowo Targetkan Efisiensi Rp360 Triliun dari Belanja Pemerintah

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:41

Muktamar NU dalam Pusaran Politik Kepentingan Umat

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:20

Prabowo Usul Beri Kewarganegaraan Ganda bagi Diaspora dengan Talenta Terbaik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:10

Iwan Sumule: Program Prabowo adalah Amanat Konstitusi

Jumat, 14 Agustus 2026 | 17:09

Kepastian RUU Perampasan Aset, Menteri Hukum: Tunggu DPR Gelar Uji Publik

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:53

Prabowo Siapkan Ambulans Udara hingga Tim Dokter Terbang untuk Layani Daerah Terpencil

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:52

Prabowo Buka Opsi Datangkan Dokter dari Luar Negeri untuk Praktik di Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 | 16:32

Selengkapnya