Berita

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte/Net

Dunia

Kecam Serangan Rusia, PM Belanda: Ada Satu Orang yang Harus Bertanggung Jawab, Dia adalah Vladimir Putin

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 06:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Gelombang kecaman kepada Rusia terus mengalir dari sejumlah pemimpin dunia, salah satunya Mark Rutte. Perdana Menteri Belanda itu menyatakan bahwa dirinya mengutuk keras serangan Rusia ke Ukraina.

Rusia melancarkan serangannya ke Ukraina pada Kamis dini hari (24/2) waktu setempat. Ada sejumlah ledakan yang dilaporkan di beberapa kota Ukraina, serta kemunculan pasukan Rusia di kota pesisir Mariupol dan Odesa.

“Belanda mengutuk keras serangan Rusia ke Ukraina. Pikiran kami bersama rakyat Ukraina,” kata Rutte, seperti dikutip dari NL Times, Kamis (24/2).


Berbicara kepada pers di Den Haag pada Kamis, Rutte  mengatakan peristiwa itu adalah hari yang gelap bagi Ukraina, Eropa, dan seluruh dunia.

“Ada satu negara, dan satu orang yang bertanggung jawab. Negara itu adalah Rusia, pria itu adalah (Presiden) Vladimir Putin,” lanjut Rutte. Menekankan bahwa tindakan orang nomor satu di Rusia itu tidak bisa dibiarkan.

Rutte menyuarakan dukungannya untuk 'sanksi maksimum' terhadap Rusia sebagai tanggapan atas tindakan agresi yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Tak hanya Rutte, kecaman juga datang dari Menteri Pertahanan Belanda Kajsa Ollongren.

“Invasi Rusia ke negara tetangga Ukraina adalah tindakan agresi ilegal dengan konsekuensi serius,” kata Ollongren.

"Meskipun kami berulang kali menyerukan diplomasi dan de-eskalasi, Rusia telah melancarkan serangan ke Ukraina," kata Ollongren di Twitter. "Kami berhubungan dekat dengan sekutu kami di NATO dan UE."

Sejumlah menteri bertemu bersama Perdana Menteri Belanda pada Kamis pagi waktu setempat untuk konsultasi darurat.

"Kami sedang berkonsultasi erat dengan UE, NATO, dan sekutu lainnya," kata Rutte di Twitter. Kemudian pada hari itu, ia akan melakukan perjalanan ke Brussel untuk pertemuan puncak Uni Eropa yang dijadwalkan sebelumnya tentang konflik dengan Rusia.

Menteri Luar Negeri Belanda Wopke Hoekstra juga menyampaikan kecamannya untuk Rusia.

“Rusia akan membayar harga yang mahal karena menginvasi Ukraina,” kata Hoekstra.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan darurat militer dalam pidatonya di pagi hari. Menurut Zelensky, ledakan telah terdengar di banyak kota Ukraina, termasuk Kiev, Kharkiv, Odesa, dan Kramatorsk.

Gambar di media sosial menunjukkan kepulan asap hitam membubung di bandara militer Kharkiv. Pasukan Rusia juga menyerang penjaga perbatasan Ukraina.

Para pemimpin Uni Eropa dilaporkan telah menetapkan sanksi untuk Rusia dengan membekukan aset Rusia dan menghentikan bank-bank Rusia agar tidak dapat mengakses pasar keuangan Eropa.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

KDM Didukung DPRD Hentikan Alih Fungsi Lahan di Gunung Ciremai

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:49

DPD Soroti Potensi Tumpang Tindih Regulasi Koperasi di Daerah

Kamis, 22 Januari 2026 | 03:25

Monumen Panser Saladin Simbol Nasionalisme Masyarakat Cijulang

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:59

DPRD Kota Bogor Dorong Kontribusi Optimal BUMD terhadap PAD

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:45

Alasan Noe Letto Jadi Tenaga Ahli Pertahanan Nasional

Kamis, 22 Januari 2026 | 02:22

Peran Pelindo terhadap Tekanan Dolar AS

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:59

Retribusi Sampah di Tagihan Air Berpotensi Bebani Masyarakat

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:47

DPRD Kota Bogor Evaluasi Anggaran Pendidikan dan Pelaksanaan SPMB

Kamis, 22 Januari 2026 | 01:20

Noe Letto Tegaskan Tidak di Bawah Bahlil dan Gibran: Nggak Urusan!

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Jabar di Bawah Gubernur Konten Juara PHK

Kamis, 22 Januari 2026 | 00:59

Selengkapnya