Berita

Ilustrasi vaksinasi Covid-19 bagi lansia/Net

Nusantara

Alasan Jarang Bepergian, Puluhan Ribu Lansia di Palembang Enggan Divaksinasi

JUMAT, 25 FEBRUARI 2022 | 01:59 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dinas Kesehatan (Dinkes) Palembang mencatat hingga 23 Februari 2022 sebanyak 50.623 Lanjut Usia (Lansia) di Kota Palembang masih belum divaksin.

Hal ini terlihat dari data vaksinasi yang dimiliki Dinkes. Dari target vaksinasi untuk lansia sebanyak 128.519 orang, realisasi vaksinasi dosis pertama hanya 60 persen atau 77.896 orang. Sedangkan, vaksinasi dosis kedua baru 51 persen atau 65.931 orang. Lalu, dosis ketiga baru 10 persen atau sebanyak 13.560 orang.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Yudhi Setiawan, mengakui saat ini puluhan ribu lansia masih enggan melakukan vaksinasi. Penyebabnya, kebanyakan lansia beranggapan vaksinasi hanya diperuntukan bagi warga yang sering bepergian keluar rumah atau kerap beraktivitas di luar daerah tempat tinggal.


"Kebanyakan lansia berpikir tidak perlu vaksinasi karena tidak pergi ke mana-mana," katanya melalui pesan WhatsApp kepada Kantor Berita RMOLSumsel, Kamis (24/2).

Yudhi menyayangkan keputusan para lansia tersebut, mengingat akses kesehatan tersedia dengan banyak dan mudah ditemui.

"Aksesnya sudah mudah, karena vaksin sekarang sudah tersedia di 41 puskesmas dan 35 rumah sakit yang ada di Palembang," tambahnya.

Tidak hanya itu, Yudhi khawatir apabila tidak segera divaksin, lansia berpotensi tertular Covid-19 melalui anggota keluarga yang bepergian keluar rumah. Sebab tidak semua orang yang terpapar menunjukkan gejala.

"Artinya lansia sangat berisiko terinfeksi Covid-19 dan kemungkinan besar mengalami gejala yang berat dan masuk rumah sakit," terang Yudhi.

Guna menggenjot tercapainya target serapan vaksinasi bagi lansia, Dinkes Palembang terus mengimbau agar keluarga yang memiliki lansia segera dibawa ke Faskes terdekat untuk dilakukan vaksinasi.

"Keluarga yang mempunyai lansia di rumah untuk segera membawa lansia ke fasyankes atau lapor dengan petugas puskesmas untuk mendapatkan vaksinasi," tutupnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya