Berita

Ilustrasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)/RMOL

Hukum

Pengembangan Korupsi DAK, KPK Periksa Bekas Walikota Tasikmalaya Budi Budiman

KAMIS, 24 FEBRUARI 2022 | 14:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Usai mengumumkan sedang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Tasikmalaya tahun 2018, tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bergegas memeriksa saksi-saksi.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Penindakan KPK, Ali Fikri mengatakan, hari ini, Kamis (24/2), tim penyidik mengagendakan pemeriksaan terhadap mantan Walikota Tasikmalaya, Budi Budiman.

"Pemeriksaan dilakukan di Polres Tasik," ujar Ali kepada wartawan, Kamis siang (24/2).


Selain Budi Budiman selaku Walikota Tasikmalaya periode 2012-2017 dan 2017-2020, tim penyidik juga memanggil 12 orang lainnya, yaitu Gilang Rajab selaku Komisaris PT Raga Karya Permata; Iman Handiman selaku Komisaris PT Abadi Haruman Jaya.

Selanjutnya, Imay Ruhimat selaku Direktur Utama (Dirut) PT Indah Permai Agung; Tatang Syamsudin selaku Dirut PT Jaya Sakti Alam Mandiri; Muhammad Ilyas selaku Direktur PT Abadi Haruman Jaya; R. Djoko Poerwanto selaku Kepala Cabang Bank Mandiri Kota Tasikmalaya; Sholahuddin selaku wiraswasta.

Kemudian, Tarlan selaku Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Kota Tasikmalaya tahun 2017; Wasito Hidayat selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya sejak 2006-sekarang atau Kepala Inspektorat Kota Tasikmalaya periode Maret 2018-sekarang.

Lalu, Asep Budi Sualaeman selaku Direktur CV Proklamasi; Ai Erna Susanti selaku Dirut PT Abadi Haruman Jaya; dan Elis Mulyani selaku Direktur PT Raga Karya Permata.

KPK hari ini, Kamis (24/2) mengumumkan sedang melakukan penyidikan kasus dugaan korupsi DAK tahun 2018.

DAK yang dimaksud adalah, terkait pengurusan DAK di Tasikmalaya tahun 2018 yang merupakan pengembangan dari terpidana Yaya Purnomo selaku Kepala Seksi Evaluasi Pengembangan Pendanaan Kawasan Perumahan dan Pemukiman pada Kemenkeu periode 2017-2018.

Namun demikian, KPK belum bisa membeberkan siapa saja yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini maupun konstruksi perkaranya.

KPK mengatakan akan mengumumkan tersangkanya pada saat dilakukan upaya paksa penahanan terhadap pihak-pihak yang telah jadi tersangka.

Informasi yang dihimpun Kantor Berita Politik RMOL, salah seorang yang ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini adalah, Rifa Surya selaku Kepala Seksi Dana Alokasi Khusus Non Fisik, Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) periode Januari-Agustus 2018.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Legislator Gerindra Dipanggil Majelis Kehormatan Usai Viral Main Game saat Rapat

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:19

Emas Antam Ambruk, Satu Gram Dibanderol Rp2,81 Juta

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:10

Di Forum BRICS, Sugiono Kenang Empat TNI Gugur dalam Misi Perdamaian Lebanon

Jumat, 15 Mei 2026 | 12:02

Pengamat: Kombinasi Sentimen Global Bikin Rupiah Tersungkur

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:29

Jakarta Masih Ibu Kota Kabar Baik untuk Masa Depan Indonesia

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:23

ARUKKI Surati Ketua KPK, Minta Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diperiksa

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:16

Jemaah Haji Lansia dan Sakit Tetap Raih Pahala Meski Beribadah di Hotel

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:09

Resmi Masuk RI! Ini Spesifikasi dan Harga MacBook Neo, Laptop Termurah Apple

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:03

PKB Gagas Reformasi Perlindungan Santri Lewat Temu Nasional Ponpes

Jumat, 15 Mei 2026 | 11:01

Di Balik Pelemahan Rupiah, Ada Tekanan Besar pada Ekonomi Domestik

Jumat, 15 Mei 2026 | 10:51

Selengkapnya