Berita

Bendera Thailand/Net

Dunia

Selamatkan Ratusan Warganya di Ukraina, Ini Strategi Thailand dalam Mengatur Proses Evakuasi

KAMIS, 24 FEBRUARI 2022 | 07:09 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Thailand telah mengumumkan rencana untuk mengevakuasi 250 warga mereka yang saat ini berada di Ukraina di tengah meningkatnya ketegangan dengan Rusia.

Direktur Jenderal Departemen Penerangan Thailand, Tanee Sangrat, mengatakan bahwa Bandara Internasional Lviv Danylo Halytskyi akan menjadi pilihan pertama untuk evakuasi.

Lviv berjarak sekitar 540 kilometer sebelah barat Kiev, ibukota Ukraina, dan sekitar 70 km dari perbatasan dengan Polandia.
Dikatakan bahwa Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Polandia akan meminta semua pejabat di negara tersebut membantu membawa staf Thailand ke Lviv.

Dikatakan bahwa Kedutaan Besar Kerajaan Thailand di Polandia akan meminta semua pejabat di negara tersebut membantu membawa staf Thailand ke Lviv.

Seandainya diperlukan, kedutaan juga akan mengatur transportasi untuk mengevakuasi mereka dari ibu kota dan Odessa, sebuah kota pelabuhan di selatan, ke Lviv. Waktu tempuhnya masing-masing sekitar delapan jam dan 11 jam. Dari Lviv, kedutaan akan mengatur penerbangan charter untuk membawa mereka pulang.

Jika situasi di Lviv tidak aman atau transportasi udara bukan pilihan, kedutaan akan mengatur transportasi ke Warsawa di Polandia, sekitar 400 km dari Lviv. Waktu perjalanan melalui darat adalah sekitar enam jam dan penerbangan charter akan diatur dari bandara Chopin Warsawa.

“Jika penerbangan charter tidak dapat diatur baik di Warsawa atau Lviv, pemerintah akan mengirim pesawat dari Thailand untuk memulangkan mereka,” kata Tanee, seperti dikutip dari Bangkok post, Rabu (23/2).

Dia mengatakan Chettaphan Maksamphan, duta besar Thailand untuk Polandia, telah membahas rencana evakuasi darurat dengan pemerintah Polandia dan Ukraina. Mengingat situasinya, Tanee juga memperingatkan warga Thailand untuk tidak melakukan perjalanan ke Ukraina, terutama kota Donetsk dan Luhansk karena pasukan Rusia dilaporkan telah masuk ke wilayah tersebut.

“Warga Thailand di Ukraina dapat menerima informasi melalui halaman Facebook kedutaan besar Thailand di Warsawa dan grup warga Thailand di Ukraina,” kata Tanee.

Dalam pesannya Tanee juga menyarankan warga Thailand di Ukraina bergabung dengan grup obrolan LINE dan Telegram untuk berkomunikasi dengan kedutaan besar Thailand di Warsawa serta komunitas Thailand.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Indeks Persepsi Korupsi RI Tetap Rendah, Padahal Rajin Nangkap Koruptor

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:17

Adu Prospek Sesi II: BNBR-BRMS-BUMI, Mana yang Lebih Tangguh?

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:11

Sandiaga Uno: Jangan Masuk Politik karena Uang

Kamis, 22 Januari 2026 | 14:06

Grup Bakrie Jadi Sorotan, Saham DEWA dan BRMS Pimpin Pergerakan di Sesi Siang

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:56

Angkot Uzur Tak Boleh Lagi Wara Wiri di Kota Bogor

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:53

BNBR Fluktuatif di Sesi I: Sempat Bertahan di Rp230, Kini Menguji Level Support Rp200

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:48

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Sufmi Dasco Tegaskan Pilpres Tetap Dipilih Rakyat Langsung

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:35

Ekspor Ekonomi Kreatif RI Catat Tren Positif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:29

Aplikasi jadi Subsektor Tertinggi Investasi Ekonomi Kreatif

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:16

Selengkapnya