Berita

Presiden Jokowi/Net

Politik

Tidak Ingin Renggut Hak Rakyat, Demokrat Yakin Jokowi Turun Panggung di Pemilu 2024

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 22:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Terkait usulan penambahan masa jabatan presiden, Partai Demokrat meyakini Joko Widodo akan memilih turun panggung di 2024 dengan memberi warisan ekonomi yang lebih baik dan demokrasi yang sesuai dengan jalur konstitusi.

Demikian disampaikan Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat,  Herzaky Mahendra Putra, merespons usulan tentang penambahan masa jabatan presiden, Rabu (23/2).

Herzaky berpendapat, sebagai presiden, Jokowi pasti ingin dikenang sebagai pemimpin yang bukan seenaknya. Terlebih untuk kepentingan sendiri apalagi kelompok oligarki.


"Dan meninggalkan demokrasi dan konstitusi yang cacat. Apalagi pakai menunda Pemilu," demikian kata Herzaky.

Herzaky berpendapatm jika Jokowi mau memperpanjang jabatannya, bisa dimaknai telah merenggut hak konstitusi rakyat untuk memilih dan dipilih.

Meski demikian, Herzaky memilih menunggu sikap politik apa yang akan diambil Jokowi nantinya.

"Jadi, kita tunggu Presiden Joko Widodo tegas menolak usulan-usulan berbahaya seperti ini," pungkasnya.

Suara tentang penambahan masa jabatan presiden kembali muncul dai kalangan koalisi pemerintahan Joko Widodo.

Terbaru, Ketua umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar mengaku mendapat masukan dari berbagai elemen pengusaha dan masyarakat untuk menunda pelaksanaan Pemilu 2024.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya