Berita

Parade Indonesia ikut meramaikan Hari Kebangsaan ke-38 Brunei Darussalam pada Rabu (23/2)/Repro

Dunia

Parade Indonesia Ikut Memeriahkan Hari Kebangsaan Ke-38 Brunei Darussalam

RABU, 23 FEBRUARI 2022 | 21:27 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parade Indonesia ikut meramaikan Hari Kebangsaan ke-38 Brunei Darussalam pada Rabu (23/2).

Sejak pagi hari, sejumlah warga Brunei telah memenuhi jalan utama Ibu Kota Brunei, Bandar Seri Begawan, untuk melihat langsung Parade Hari Kebangsaan tersebut. Masyarakat Indonesia di Brunei juga ikut berpartisipasi dalam perayaan tersebut, diwakili oleh KBRI bekerjasama dengan Persatuan Masyarakat Indonesia (PERMAI).

Meski di tengah cuaca yang cukup terik, Parade Indonesia berhasil tampil memukau. Para peserta yang ikut ambil bagian mengenakan 12 baju adat dan mewakili berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu, ada juga ada 24 baju seragam batik hitam kecoklatan.


Parade Indonesia dipimpin oleh Bapak Mukhidin Umar selaku Ketua PERMAI. Mereka menyusuri jalan Ibukota sepanjang 400 meter menuju ke Taman Haji Sir Muda Omar 'Ali Saifuddien untuk memberikan salam hormat kepada Sultan Haji Hassanal Bolkiah, keluarga diraja serta pejabat tinggi Brunei di tribun lapangan. 

Turut menyaksikan dari tribun bersama Sultan yaitu para Kepala Perwakilan Asing di Brunei Darussalam, termasuk Duta Besar RI untuk Brunei Darussalam, Dr. Sujatmiko didampingi Ibu Nani Sujatmiko.

Peserta parade dari Indonesia mengungkapkan kegembiraanya bisa ikut memeriahkan hari penting bagi Brunei.

Dubes Sujatmiko juga menyampaikan rasa bangga dengan komunitas Indonesia yang tiap tahun meramaikan Parade Hari Kebangsaan sekaligus memamerkan kekayaan budaya Indonesia khususnya baju adat yang beragam bentuk dan warnanya.

Perayaan ini merupakan pawai tahunan yang diadakan untuk merayakan Hari Nasional Brunei yang jatuh setiap tanggal 23 Februari.

Sesuai protokol kesehatan yang berlaku di Brunei, parade tahun ini diadakan dalam skala yang lebih kecil dari tahun sebelumnya.

Parade tahun ini diikuti oleh 161 kelompok atau delegasi dengan jumlah total peserta sebanyak 3.800 orang yang terdiri dari kelompok militer, pemerintah, swasta, sekolah serta komunitas lokal dan asing. 

Pembatasan partisipan juga berdampak pada jumlah peserta dari komunitas Indonesia yang tahun ini hanya 36 orang, Selain Indonesia, komunitas asing yang mengikuti parade kali ini yaitu komunitas Malaysia, Filipina, Thailand dan India.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Tumbuhkan Mimpi Puluhan Anak Nelayan Cilincing Lewat Nobar Film

Senin, 14 September 2026 | 03:18

Sejumlah Alutsista TNI Gercep Sisir Korban KM Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 02:55

Kesehatan di Tepi Republik

Senin, 14 September 2026 | 02:29

Ekonomi Batam Tumbuh 7,28 Persen Bukti Kepercayaan Dunia Usaha Terus Menguat

Senin, 14 September 2026 | 01:54

Terpilih jadi Ketum HPK Kosgoro 1957, Eric Hermawan Langsung Tancap Gas Konsolidasi

Senin, 14 September 2026 | 01:24

Abu Vulkanik Berbahaya bagi Air dan Ikan, Begini Penjelasannya

Senin, 14 September 2026 | 00:55

KDM Dinilai Lebih Utamakan Pencitraan Ketimbang Solusi Defisit APBD Jabar

Senin, 14 September 2026 | 00:33

Menuju HUT ke-81, Panglima TNI Buka Rangkaian 72 Lomba Open Turnamen

Senin, 14 September 2026 | 00:11

SOKSI Siap Tempuh Jalur Hukum Gugat 'Bocor Alus Tempo'

Minggu, 13 September 2026 | 23:48

Asta Cita, Zakat, dan Jalan Baru Mengentaskan Kemiskinan

Minggu, 13 September 2026 | 23:24

Selengkapnya