Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Demokrat Bertengger di Posisi 3, Daya Tawar AHY Capres 2024 Makin Terbuka Lebar

SELASA, 22 FEBRUARI 2022 | 19:38 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Temuan survei Litbang Kompas yang menempatkan Partai Demokrat di urutan ketiga bisa berdampak pada terbukanya peluang Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dalam kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) di tahun 2024 mendatang.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah mengatakan bahwa elektabilitas Partai Demokrat sudah konsisten naik sejak tahun lalu.

Ia menganalisa, ada dua hal yang menjadi faktor. Pertama, telah terjadi penurunan kepercayaan pada koalisi pemerintah. Salah satu indikasinya adalah menurunnya elektabilitas PKB.


"Dengan kondisi itu sebagian publik beralih ke Demokrat, terlebih sejak ada upaya sabotase kepemimpinan AHY dari kubu Moeldoko," demikian analisa Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (22/2).

Faktor kedua, dijelaskan Dedi, hasil konsolidasi publik AHY sejauh ini terbilang sukses. Menurut Dedi, kunjungan AHY ke daerah hingga menemui simpul tokoh berpengaruh, ikut meningkatkan simpati publik.

"Dan, cara Demokrat memilih ketua di daerah melalui asesmen memungkinkan terpilihnya tokoh yang memang punya kapasitas, bukan mendasar popularitas di internal semata," urai Dedi.

Atas dasar realitas politik itu, Dedi melihat, secara politik memperbesar peluang AHY menjadi salah satu tokoh yang patut diperhitungakan dalam pertarungan perebutan kursi presiden 2024.

"Sekurangnya nilai tawar AHY menjadi Capres semakin mungkin. Meskipun, masih perlu dibuktikan dalam Pemilu," pungkasnya.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Skandal Hibah Daerah, KPK: Rp83 Triliun Rawan Bancakan

Senin, 20 April 2026 | 12:16

Spirit KAA 1955 Bukan Nostalgia tapi Agenda Ekonomi Global Selatan

Senin, 20 April 2026 | 12:05

Keresahan JK soal Ijazah Jokowi Mewakili Rakyat Indonesia

Senin, 20 April 2026 | 12:01

Lusa, Kloter Pertama Jemaah Haji RI Mendarat di Madinah

Senin, 20 April 2026 | 11:55

Harris Bongkar Peran Netanyahu di Balik Keputusan Perang Trump

Senin, 20 April 2026 | 11:43

Emas Antam Merosot, Ini Harga Terbarunya

Senin, 20 April 2026 | 11:27

Amanah Gandeng Kampus dan Pemda Bangun Ekosistem Pemuda

Senin, 20 April 2026 | 11:25

Tangkapan Ikan Sapu-Sapu di Jakarta Tembus 6,98 Ton

Senin, 20 April 2026 | 11:06

Wapres AS Kembali Pimpin Delegasi ke Islamabad untuk Negosiasi Iran

Senin, 20 April 2026 | 10:55

Iran Akui Kapalnya Dibajak AS, Ancam Serangan Balasan

Senin, 20 April 2026 | 10:34

Selengkapnya