Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Minyak Goreng Langka Tapi Getol Bangun IKN, Muslim: Tidak Salah Kalau Dianggap Boneka Oligarki

SENIN, 21 FEBRUARI 2022 | 08:52 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Anggapan rezim saat ini sebagai boneka oligarki, penguasa, dan pengusaha seolah menjadi kenyataan. Pasalnya, pemerintah lebih mementingkan kepentingan pemodal dibanding mengurus kebutuhan rakyat banyak.

Begitu kata Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi menanggapi langka dan mahalnya minyak goreng di masyarakat. Pemerintah, katanya, terlihat kedodoran dalam mengurus minyak goreng yang langka dan kedelai yang mahal. Padahal, hal tersebut merupakan kebutuhan rakyat.

"Tapi, di satu sisi paling getol dan semangat kalau bicara infrastruktur, bangun ibukota baru dan infrastruktur lainnya yang kini jadi beban keuangan negara dan sebagian mangkrak," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (21/2).


Atas alasan itu, Muslim menilai rezim Jokowi lebih mengutamakan kaum pemodal dibandingkan urus kebutuhan rakyat.

"Jadi tidak salah kalau rezim ini dianggap boneka oligarki, pengusaha, penguasa," pungkas Muslim.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya