Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat meninjau vaksinasi di Pamekasan, Jawa Timur/Ist

Presisi

Kiai dan Ulama Jatim Ikut Vaksinasi, Kapolri: Jadi Penyemangat Kita Semua

MINGGU, 20 FEBRUARI 2022 | 01:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memantau pelaksanaan akselerasi vaksinasi Covid-19 di seluruh Provinsi Indonesia, dengan menghadiri secara langsung di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur (Jatim).

Dalam kunjungannya kali ini, Sigit mengaku mendapat kejutan. Pasalnya, tokoh agama, Kiai serta Ulama, ikut serta dalam proses vaksinasi Covid-19 tersebut. Ia pun mengapresiasi para tokoh tersebut yang sudah mau berperan aktif dalam rangka penanganan dan pengendalian Covid-19 tersebut.

"Saya mendapatkan kejutan untuk saksikan langsung beberapa Kiai hari ini melaksanakan vaksin pertama. Ini jadi penyemangat kita semua. Juga ada beberapa Kiai atau Ulama yang hari ini laksanakan vaksin booster atau dosis ketiga, dan juga ada yang melaksanakan vaksin dosis kedua. Artinya ada progres dan semangat dari para tokoh yang ada serta didukung seluruh masyarakat," kata Sigit dalam kunjungannya, Sabtu (19/2).


Dengan adanya hal tersebut, Mantan Kabareskrim Polri itu menyatakan rasa optimisnya bahwa pencapaian vaksinasi dapat berjalan lebih baik lagi kedepannya. Oleh sebab itu, Ia menyebut, khusus di wilayah Jatim, angka vaksinasi diharapkan akan jauh lebih baik dibandingkan target yang diharapkan.

Mantan Kapolda Banten itu menjelaskan bahwa, dengan terlaksananya percepatan vaksinasi, maka hal tersebut akan semakin meningkatkan imunitas masyarakat terhadap varian baru Covid-19, Omicron, maupun jenis varian lainnya.

"Dan ini semua kita lakukan untuk tingkatkan imunitas dan menjaga kesehatan serta keselamatan masyarakat dari varian varu Omicron. Khususnya bagi masyarakat usia lansia," ujar Sigit.

Disisi lain, kata Sigit, walaupun secara umum angka kematian Covid-19 rendah, namun tetap memiliki risiko bagi masyarakat kelompok lanjut usia dan yang memiliki komorbid. Sehingga, menurut Sigit, vaksinasi menjadi upaya terbaik untuk menghindari dari kemungkinan buruk yang terjadi.

"Sehingga satu-satunya yang harus kita lakukan bagaimana meyakinkan kita semua sudah divaksinasi. Karena itu adalah, upaya terbaik yang bisa dilakukan untuk hadapi varian Omicron atau bentuk varian baru yang lain," ucap Sigit.

Tak lupa, Sigit juga terus mengingatkan kepada masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi bagi yang belum. Sementara, untuk yang sudah di vaksin kedua, apabila sudah memasuki waktunya agar segera mendapatkan vaksin ketiga atau booster di gerai yang sudah disiapkan.

Dengan melaksanakan vaksinasi, Sigit berharap, tingkat imunitas masyarakat terhadap Covid-19 bisa semakin tinggi. Sehingga, lonjakan kasus pertumbuhan virus corona dapat ditekan.

"Terima kasih untuk seluruh masyarakat di Pulau Madura dan Kota  Pamekasan hari ini telah semangat melaksanakan vaksinasi. Dengan capaian baik kita semua berdoa bahwa wilayah Pamekasan akan siap hadapi varian baru omicron, tidak ada angka fatalitas dan semuanya selamat serta selalu sehat," papar Sigit.

Dalam kunjungan tersebut, Sigit juga memberikan pengarahan kepada seluruh Provinsi di Indonesia terkait dengan optimalisasi akselerasi vaksinasi serta strategi penanganan dan pengendalian Covid-19.

Diketahui, target vaksinasi serentak secara nasional yang dilaksanakan pada hari ini sebanyak 1.067.496 orang dengan sasaran yang terdiri dari 788.325 untuk vaksin dosis 1 dan 2, serta 279.171 untuk vaksin dosis 3 (booster).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ini Pemicu Perubahan Sikap Jokowi ke Prabowo

Minggu, 18 Oktober 2026 | 08:15

Prancis Membara, Demonstran Bakar Gedung Pemerintah hingga Jarah Toko

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:57

OMC di Sumsel Turunkan Polusi Asap dari Kategori Berbahaya

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:40

Kopdes Buka Peluang Kerja dan Usaha bagi Generasi Muda

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:32

Gerindra Pilih Redam Polemik Gibran

Minggu, 18 Oktober 2026 | 07:21

Dua Tahun Rezim Prabowo-Gibran: Double-Track Menuju Swasembada Energi

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:55

Ketum BPP HIPMI Ajak Pelaku Usaha Tetap Optimistis di Tengah Gejolak Pasar

Minggu, 18 Oktober 2026 | 06:23

Seorang Peserta ITB Ultra Marathon 2026 Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:47

Desa dalam Otonomi Terpasung

Minggu, 18 Oktober 2026 | 05:21

Operasi Badai Kasuari Sukses Rampas Kembali Persenjataan OPM

Minggu, 18 Oktober 2026 | 04:59

Selengkapnya