Berita

Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris/Net

Dunia

Wapres AS: Rusia Harus Menunjukkan Keseriusan Diplomasi Soal Ukraina

SABTU, 19 FEBRUARI 2022 | 00:57 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Isu ketegangan di Ukraina dan kekhawatiran akan invasi Rusia menjadi pembahasan utama di meja pertemuan antara Wakil Presiden Amerika Serikat Kamala Harris dan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg serta para pemimpin dari tiga negara Baltik pada Jumat (18/2).

Dalam pertemuan itu, Harris mengatakan Rusia harus menunjukkan bahwa pihaknya terbuka untuk diplomasi. Dia pun memperingatkan Moskow tentang konsekuensi berat jika Rusia sampai menyerang Ukraina.

"Serangan terhadap satu adalah serangan terhadap semua," kata Harris, merujuk pada persatuan NATO.

Dia pun menegaskan bahwa pihaknya dan sekutu siap untuk menanggapi dengan sanksi jika Rusia memutuskan untuk menyerang Ukraina.

"Kami memahami dan kami telah menjelaskan bahwa kami tetap terbuka untuk diplomasi. Tanggung jawab ada di Rusia pada saat ini, untuk menunjukkan bahwa itu serius dalam hal itu," kata Harris, seperti dimuat Reuters.

Komentar Harris itu tampak mengirim pesan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa krisis tersebut telah mendukung tekad aliansi 30 negara NATO untuk melawan agresi Rusia.

Komentar Harris itu tampak mengirim pesan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin bahwa krisis tersebut telah mendukung tekad aliansi 30 negara NATO untuk melawan agresi Rusia.

Sebelumnya, perwakilan tetap Amerika Serikat untuk Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa Michael Carpenter memperkirakan bahwa Rusia kemungkinan telah mengumpulkan antara 169 ribu hingga 190 ribu personel militer di dan dekat Ukraina baru-baru ini.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lagi Sakit, Jangan Biarkan Jokowi Terus-terusan Temui Fans

Senin, 12 Januari 2026 | 04:13

Eggi-Damai Dicurigai Bohong soal Bawa Misi TPUA saat Jumpa Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 04:08

Membongkar Praktik Manipulasi Pegawai Pajak

Senin, 12 Januari 2026 | 03:38

Jokowi Bermanuver Pecah Belah Perjuangan Bongkar Kasus Ijazah

Senin, 12 Januari 2026 | 03:08

Kata Yaqut, Korupsi Adalah Musuh Bersama

Senin, 12 Januari 2026 | 03:04

Sindiran Telak Dokter Tifa Usai Eggi-Damai Datangi Jokowi

Senin, 12 Januari 2026 | 02:35

Jokowi Masih Meninggalkan Jejak Buruk setelah Lengser

Senin, 12 Januari 2026 | 02:15

PDIP Gelar Bimtek DPRD se-Indonesia di Ancol

Senin, 12 Januari 2026 | 02:13

RFCC Complex Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 01:37

Awalnya Pertemuan Eggi-Damai dengan Jokowi Diagendakan Rahasia

Senin, 12 Januari 2026 | 01:16

Selengkapnya