Berita

Novel Baswedan/Net

Politik

Kalau Gatel Ingin Kritik KPK, Novel Baswedan Bikin LSM Saja

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 19:33 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), tidak etis mengkritik bahkan nyinyir terhadap lembaga negara lain seperti yang dilakukan oleh Novel Baswedan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pakar komunikasi, Emrus Sihombing mengatakan, Novel Baswedan seharusnya tidak mengambil kesempatan dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menjadi ASN Polri jika ingin terus memberikan kritik ke KPK.

Emrus menyarankan, agar Novel Baswedan bisa membentul lembaga swadaya masyarakat (LSM) atau menjadi pengamat jika ingin bebas melontarkan kritik.


"Mereka bikin LSM lagi dong. Jadi pengamat lah, jadi teman saya gitu loh, jangan masuk ASN," ujar Emrus kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (18/2).

Karena menurut Emrus, sangat tidak etis seorang ASN lembaga pemerintah atau lembaga negara memberikan tanggapan, penilaian, atau bahkan pujian sekalipun terhadap sesama lembaga lainnya.
 
"Jadi sebaiknya para ASN itu fokus saja bekerja, berkarya di mana dia berada. Kalau memberikan suatu kritikan, masukan, atau mungkin memuji, atau pun mungkin nyinyir, sudah keluar saja dari situ," kata Emrus.

Namun demikian, dengan keputusan yang sudah diambil Novel saat ini, kata Emrus, lebih baik bekerja sesuai tugasnya dengan karya-karya yang dimilikinya.

"Jadi fokus bekerja lah, sudah diberi kesempatan berkarir di ASN di Kepolisian, fokus lah," tandas Emrus.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

UPDATE

Plesetan Gelar Adat Jokowi: ‘Baginda Raja Rakus Bin Tamak’

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:50

Proyek Kapal Perang Filipina di PT PAL Dongkrak Industri Lokal Naik Kelas

Minggu, 28 Juni 2026 | 05:20

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengelolaan Sawit Butuh ‘Nexus Baru’ Hidupkan Ekonomi Sirkular

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:39

Program BISA Biru TelkomGroup Lestarikan Ekosistem Terumbu Karang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:19

TNI dan Tentara Malaysia Perkuat Kesiapsiagaan dan Kerja Sama Kemanusiaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:57

Perjanjian Kerja Bersama Cerminkan Hubungan Industrial yang Sehat

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:45

Sultan Didapuk jadi Ketum TP Sriwidjaja Perkuat Pembangunan Daerah

Minggu, 28 Juni 2026 | 03:20

Indonesia Berpotensi Terima 260 Juta Dolar AS Lindungi Ekosistem Laut

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:59

Politisi Mutan Bernama Prabowo

Minggu, 28 Juni 2026 | 02:45

Selengkapnya