Berita

Kampanye mendukung perempuan Afghanistan di media sosial/Net

Dunia

Dukung Perempuan Afghanistan, Warganet Banjiri Medsos dengan Tagar #StandWithWomenInAfghanistan

JUMAT, 18 FEBRUARI 2022 | 11:53 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Media sosial telah dibanjiri dengan kampanye untuk mendukung perempuan di Afghanistan.

Kampanye dengan tagar #StandWithWomenInAfghanistan itu dilakukan dengan mengunggah foto diri dan telapak tangan yang bertuliskan tagar tersebut.

Sejauh ini, tagar tersebut telah digunakan lebih dari 3.000 kali di Twitter.


Setelah Taliban merebut kekuasaan atas Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu, nasib perempuan dan anak perempuan menjadi salah satu fokus dunia.

Sekelompok besar perempuan melakukan aksi protes, menuntut hak-hak mereka dikembalikan, termasuk untuk memperoleh pendidikan dan bekerja.

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan pada Rabu (16/2), mantan Presiden Afghanistan Hamid Karzai menekankan, perempuan harus diizinkan kembali ke sekolah dan bekerja oleh Taliban. Itu juga menjadi salah satu penilaian dunia untuk memberikan pengakuan terhadap pemerintahan baru Afghanistan.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya