Berita

Petinju profesional Manny Pacquaio/Net

Global

Anak Mantan Presiden, Wapres Hingga Petinju Profesional Warnai Bursa Capres Filipina

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 14:14 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih belum usai, Filipina bersiap untuk menggelar pemilu presiden pada 9 Mei mendatang.

Pemilu ini mengundang sorotan tersendiri karena kontroversi yang meliputinya, terlebih karena profil para calon presiden utama yang bersaing. Latar belakang para calon presiden utama Filipina beragam.

Siapa saja mereka?

1. Ferdinand "Bongbong" Marcos Jr

Dia merupakan putra dari mantan presiden Filipina Ferdinand Marcos. Masa jabatan sang ayah tidak lepas dari kontroversi, karena Presiden Marcos mendeklarasikan darurat militer pada tahun 1972 dan mengambil alih pengadilan, bisnis, dan media negara itu.

Pada periode yang sama, tentara dan polisi pun menangkap dan menyiksa ribuan pembangkang.

Pada periode yang sama, tentara dan polisi pun menangkap dan menyiksa ribuan pembangkang.

Tidak sampai disitu, Marcos dan istrinya, Imelda Marcos, serta kroni-kroninya "menjarah" sekitar 10 miliar dolar AS dari dana publik. Dia dipaksa keluar dari kekuasaannya pada tahun 1986 dan meninggal segera setelah itu.

Latar belakang keluarganya itu pun membayangi pencalonan Bongbong Marcos saat ini. Dia sendiri bukan tokoh yang lepas dari kontoversi. Dia pernah dihukum pada tahun 1995 karena penggelapan pajak saat menjabat sebagai pejabat publik. Lawan politiknya menilai bahwa hal itu seharusnya bisa menjadi alasan kuat untuk mendiskualifikasi dia sebagai calon presiden.

Kritikus juga mengatakan dia telah menggunakan kekayaannya untuk menutupi sejarah kediktatoran ayahnya di platform media sosial.

Terlepas dari kontroversi yang membayanginya, dia merupakan salah satu calon presiden yang mengundang perhatian publik di Filipina.

Terlebih, dalam pemilu kali ini dia dipasangkan dengan Sara Duterte sebagai wakilnya. Dia merupakan putri dari presiden saat ini, Rodrigo Duterte.

Mereka mencap diri mereka sebagai "Uni-Team" dan telah bersumpah untuk membuat Filipina bangkit kembali.

2. Leni Robredo

Lawan utama Bongbong Marcos dan Sara Duterte adalah Leni Robredo. Dia merupakan Wakil Presiden Filipina saat ini.

Robredo sendiri adalah mantan pengacara dan advokat hak asasi manusia. Dia memiliki basis pendukung yang kuat dari beragam kalangan, termasuk selebritas dan tokoh terkemuka Filipina.

Dalam pencalonannya ini, dia menggunakan warna pink sebagai warna khas kampanyenya. Dia berharap bahwa pencalonannnya bisa membawa "revolusi pink" untuk mengarahkan negara kembali ke nilai-nilai keluarga dan supremasi hukum.

Meski begitu, namanya tidak lepas dari kontroversi. Kritikus Robredo mengatakan dia mewakili oligarki elitis Filipina. Dia adalah anggota partai Liberal, yang secara tradisional telah terhubung dengan keluarga terkaya dan paling berkuasa di negara Asia Tenggara itu.

3. Manny Pacquaio

Nama Manny Pacquaio sudah lebih dulu terkenal sebelum pencalonannya kali ini, namun bukan di laga politik, melainkan di ring tinju. Dia merupakan petinju terkenal yang juga terjun ke politik dan masih menjabat sebagai senator.

Dikenal sebagai "Pac-man" di kalangan para penggemarnya, Pacquaio menarik pemilih miskin karena kisah hidupnya yang inspiratif.

Dikabarkan BBC, dia lahir dan tumbuh besar dari keluarga miskin yang kelaparan di kota selatan General Santos. Semasa muda, dia sering tidur di jalanan. Namun kemudian berkat kegigihannya, dia berhasil memenangkan 12 gelar tinju dunia utama dan menjadi salah satu olahragawan terkaya di dunia.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya