Berita

Tenda pengungsian di Kabul/RMOL

Dunia

Inggris dan PBB Segera Bertemu, Kumpulkan 4,5 Miliar Dolar AS untuk Afghanistan

KAMIS, 17 FEBRUARI 2022 | 01:52 WIB | LAPORAN: ABDUL MANSOOR HASSAN ZADA

Situasi kemanusiaan di Afghanistan mengundang keprihatinan banyak pihak di dunia.

Hal itulah yang membuat Inggris dan PBB dijadwalkan bertemu secara virtual pada bulan depan untuk mengumpulkan hampir 4,5 miliar dolar AS bantuan kemanusiaan bagi Afghanistan.

Reuters melaporkan bahwa negara-negara donor, badan-badan PBB dan masyarakat sipil Afghanistan akan menjadi salah satu peserta dalam pertemuan virtual tersebut.

Pemerintah Inggris juga menegaskan komitmen mereka untuk memberikan donor bagi empat persepuluh dari 4 miliar dolar AS yang diminta oleh PBB.

"Pertemuan ini merupakan kesempatan penting bagi masyarakat internasional untuk mempercepat upaya mencegah meningkatnya krisis kemanusiaan di Afghanistan," kata Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss.

Pada saat yang sama, beberapa ahli menekankan bahwa negara-negara donor harus memenuhi komitmen mereka dan memberikan bantuan kepada rakyat Afghanistan.

Pada saat yang sama, beberapa ahli menekankan bahwa negara-negara donor harus memenuhi komitmen mereka dan memberikan bantuan kepada rakyat Afghanistan.

Di sisi lain, PBB menegaskan bahwa mereka membutuhkan empat miliar dolar untuk memberikan bantuan kepada lebih dari 24 juta orang di Afghanistan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya