Berita

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto/Net

Presisi

Massa Tolak Tambang di Sulteng Sudah 3 Kali Blokir Jalan Trans Sulawesi

RABU, 16 FEBRUARI 2022 | 02:17 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian mencatat setidaknya aksi demo unjuk rasa oleh Aliansi Rakyat Tani Peduli (ARTI) Lingkungan Kasimbar yang menolak aktifitas tambang emas PT. Trio Kencana dilakukan sebanyak tiga kali dengan melakukan pemblokiran jalan trans Sulawesi.

Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto membeberkan, aksi blokir jalan itu pertama dilakukan pada 17 januari 2022 dengan jumlah masa 250 orang.

Kedua kata Didik,  pada 7 Pebruari 2022 di Jalan Trans Sulawesi Kasimbar dengan jumlah masa 300 orang, kegiatan orasi dan penutupan total badan jalan trans Sulawesi sehingga menimbulkan kemacetan. Aksi berakhir damai, masa membubarkan setelah melalui negoisasi.


Ketiga masih terang Didik, unjuk rasa terjadi 12 Pebrtuari 2022 yang terjadi mulai pukul 09.30 wita di Jalan trans Sulawesi, jumlah masa 200 orang dengan memblokir badan jalan penuh, saat itulah menimbulkan kemacetan kendaraan lalu lintas dari dua arah berlawanan, hingga mengular kurang lebih sepanjang 7 kilometer.

Didik mengungkapkan, bahwa saat pemblokiran, kendaraan yang terjebak kemacetan tersebut terdapat orang lanjut usia, anak-anak dibawah umur yang sudah mulai gelisah, akan tetapi masa aksi tidak bergerak untuk membuka akses jalan yang diblokir hingga pukul 24.00 wita.

“Hal itulah yang menjadi pertimbangan untuk dilakukan tindakan tegas, terukur dan terarah,” kata Didik kepada wartawan, Selasa (16/2).

“Perlu saya jelaskan disini, yang kita hadapi dan tindak tegas adalah masa yang melakukan pemblokiran badan jalan yang menimbulkan kemacetan panjang dari dua arah lalu lintas yang berbeda,” imbuh Didik menekankan.

Didik meluruskan, aparat kepolisian membubarkan massa bukan karena penolakan terhadap Ijin Usaha Pertambangan (IUP) PT Trio Kencana yang ada di Kasimbar.

“Masalah IUP PT. Trio Kencana yang mempunyai tanggung jawab adalah Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah,” jelas dia.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Aplikasi Digital Berbasis White Label Dukung Operasional KDKMP

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:59

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:43

DPD Dorong Kemenko Polkam Lahirkan Peta Jalan Keamanan Papua

Kamis, 14 Mei 2026 | 05:28

Mengoptimalkan Potensi Blue Ocean Economy

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:53

Wagub Lampung Minta Gapembi Kawal Pemenuhan Standar MBG

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:35

Analis Geopolitik: Tiongkok Berpotensi sebagai Global Stabilizer

Kamis, 14 Mei 2026 | 04:23

Prabowo dan Tumpukan Uang

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:58

ANTAM Tetap Fokus Jaga Fundamental Bisnis di Tengah Dinamika Global

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:46

Sukseskan Program Nuklir, PKS Dorong Pembentukan Kembali BATAN

Kamis, 14 Mei 2026 | 03:23

Paradigma Baru Biaya Logistik

Kamis, 14 Mei 2026 | 02:59

Selengkapnya