Berita

Kabid humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto saat menjawab pertanyaan wartawan/Ist

Presisi

Massa Aksi Mati Tertembak, Polda Sulteng Terus Lakukan Penyelidikan

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 22:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Penyelidikan atas meninggalnya Warga Tinombo Selatan akibat Pembubaran unjuk rasa Pemblokiran Jalan, terus dilakukan Polri secara profesional.

Kabid humas Polda Sulteng Kombes Didik Supranoto mengatakan, adanya korban penembakan menjadi perhatian Kepolisian di Sulawesi Tengah.

Ia menjelaskan, pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kejadian penembakan saat massa aksi melakukan pemblokiran jalan di Tinombo Selatan.


Kata Didik, Tim forensik sudah melakukan pengambilan sampel dari 20 pucuk senjata api dari masing-masing senjata ini diambil sampel 3 proyektil dari total sampel proyektil.

"Ada 60 untuk dibawa ke Laboratorium di Polda Sulawesi Selatan untuk dicocokkan dengan proyektil yang ditemukan di lapangan," demikian kata Didik, Selasa (15/2).

Selain itu, Didik mengatakan pihak kepolisian sudah mengeluarkan Laporan Polisi (LP). Alasannya, ada unsur perbuatan pidana. Unsur pidana itu, adanya orang yang meninggal.

Terkait penetapan tersangka yang diduga pelaku, Didik mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan.

"Untuk tersangka masih proses penyelidikan menunggu menunggu uji balistik terhadap senjata-senjata yang sudah diamankan," tegas Didik

Sejauh ini, diungkapkan Didik, aparatnya mengamankan barang bukti ditemukan 1 buah proyektil dan 3 selongsong dengan tipe 1 Ref, 1 As dan 1 Gas air mata.

Saat ini bukti itu sudah dibawa laboratorium Polda Sulawesi Selatan.

"Yakin bahwa pihak kepolisian akan bertindak secara profesional, dan update perkembangan terus kami informasikan," tutup Kabid Humas.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Koreksi Tata-Kelola MBG: Ekspektasi Publik dan Komitmen Presiden

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:56

Bank Dunia Soroti Penyusutan Jumlah Pekerja Kelas Menengah RI

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:30

Literasi Perpajakan Diharapkan jadi Jantung Kepercayaan Masyarakat

Minggu, 14 Juni 2026 | 01:04

Menkomdigi: Aksi Damai dan Ruang Digital Sehat Harus Dijaga

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:40

Pesan Arief Budiman di Balik #SellIndonesia Lawan #SellSingapura

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:20

MUI Dorong Fatwa Perlindungan Al-Quds dari Upaya Yahudinisasi Israel

Minggu, 14 Juni 2026 | 00:05

Pembelaan Terakhir John Field Cs: Kami Tidak Lari dan Hilangkan Bukti

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:41

Legislator PDIP Sebut Kenaikan BBM Ancam Daya Beli Kelas Menengah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 23:14

Golkar: Mahasiswa Punya Hak untuk Menyampaikan Pendapat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:52

Gagalkan Peredaran Ribuan Pil Terlarang, Satu Pengedar Ditangkap di Blora

Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:27

Selengkapnya