Berita

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali/Net

Dunia

Dikebut 7 Tahun, China Resmi Selesaikan Pembangunan Gedung Tertinggi di Afrika Timur

SELASA, 15 FEBRUARI 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Setelah berjalan hampir tujuh tahun, China akhirnya berhasil menyelesaikan pembangunan Kantor pusat baru Bank Komersial Ethiopia, gedung tertinggi di Afrika Timur pada Minggu (13/2) waltu setempat, seiring semakin lekatnya kerja sama antara dua negara.

Gedung dengan total luas bangunan sekitar 160.000 meter persegi dan tinggi 209,15 meter ini terletak di area bisnis inti dari Addis Ababa, ibu kota Ethiopia.

Perdana Menteri Ethiopia Abiy Ahmed Ali memuji penyelesaian gedung tersebut, dengan mengatakan bahwa gedung baru, yang diresmikan pada peringatan 80 tahun Bank Komersial, mencerminkan ambisi Ethiopia untuk memajukan modernisasi dan pengembangan sektor perbankan.


Abie Sano, presiden bank, mengatakan bahwa dia percaya kantor pusat baru akan secara signifikan meningkatkan efisiensi bank serta membawa teknologi canggih ke industri konstruksi Ethiopia.

"Pembangunan infrastruktur oleh perusahaan China akan bermanfaat bagi pemulihan ekonomi Ethiopia dari situasi yang tidak stabil dan pandemi," kayanya, seperti dikutip dari Global Times, Senin (14/2).

Song Wei, seorang peneliti di Akademi Perdagangan Internasional dan Kerjasama Ekonomi China, mengatakan bahwa pembangunan tersebut dipercaya akan membantu industri Ethiopia untuk lebih berkembang.

"Gedung Bank Komersial yang baru akan membantu pengembangan industri layanan modern Ethiopia, serta membujuk lebih banyak negara Afrika untuk menerima yuan sebagai mata uang penyelesaian resmi untuk perdagangan perbatasan, yang semakin memperdalam kerja sama China-Afrika," katanya.

Song juga mengatakan bahwa China telah menunjukkan peningkatan kecakapan dalam pembangunan infrastruktur dalam beberapa dekade terakhir, karena negara tersebut telah menjadi rumah bagi enam dari 10 gedung pencakar langit tertinggi di dunia.

"China memiliki keunggulan kompetitif yang tak tergantikan dalam hal kecepatan dan kualitas teknik di dunia, dan perusahaan China telah membangun reputasi tinggi di Afrika dalam beberapa tahun terakhir dengan proyek-proyek berkualitas tinggi mereka," kata Song.

"Dengan memperdalam kerja sama ekonomi antara China dan Afrika pada tahun 2022, lebih banyak landmark buatan China akan muncul di Afrika, dan lebih banyak perusahaan China akan berkontribusi pada pengembangan modernisasi Afrika," ujarnya.

Pengerjaan proyek yang dibangun oleh China State Construction ini dimulai pada Juli 2015. Seorang pejabat senior dari perusahaan mengatakan bahwa selama tujuh tahun terakhir, perusahaan telah mengatasi kesulitan dan menyelesaikan tugas dengan kualitas tinggi, meskipun faktor-faktor yang tidak menguntungkan termasuk ledakan sporadis. meningkatnya pandemi dan situasi yang tidak stabil di Ethiopia.

Pembangunan proyek tersebut dilaporkan telah menghasilkan lebih dari 3.000 pekerjaan lokal dan telah menjadi mata rantai persahabatan antara kedua negara.

Pada tahun 2021, total perdagangan antara China dan Afrika melebihi 23,8 miliar dolar AS, naik 35,3 persen tahun-ke-tahun, menurut dari Administrasi Umum Kepabeanan.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Jokowi Sulit Mengelak dari Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:15

UPDATE

Hamas Sepakat Lucuti Senjata dengan Syarat

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:15

DPR Mulai RDPU Calon Deputi Gubernur Bank Indonesia

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:09

Megawati Rayakan Ultah ke-79 di Istana Batu Tulis

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:02

Iran Tuding Media Barat Rekayasa Angka Korban Protes demi Tekan Teheran

Jumat, 23 Januari 2026 | 10:02

IHSG Rebound; Rupiah Menguat ke Rp16.846 per Dolar AS

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:59

Gaya Top Gun Macron di Davos Bikin Saham Produsen Kacamata iVision Melonjak

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:47

Sekolah di Jakarta Terapkan PJJ Akibat Cuaca Ekstrem

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:42

Ini Respons DPP Partai Ummat Pascaputusan PTUN dan PN Jaksel

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:34

Purbaya Siapkan Perombakan Besar di Ditjen Pajak demi Pulihkan Kepercayaan Publik

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:29

Menlu Sugiono: Board of Peace Langkah Konkret Wujudkan Perdamaian Gaza

Jumat, 23 Januari 2026 | 09:17

Selengkapnya