Berita

Paus Fransiskus berdoa untuk Ukraina/Net

Dunia

Paus Fransiskus: Berita dari Ukraina sangat Mengkhawatirkan

SENIN, 14 FEBRUARI 2022 | 09:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Berita yang banyak beredar mengenai situasi tegang di Ukraina menggugah hati Paus Fransiskus. Pada Minggu (13/2) Paus mengimbau para politisi untuk mengupayakan perdamaian.

Ia pun memimpin doa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, berharap agar semua orang dijauhkan dari segala bahaya dan kesulitan.

"Berita dari Ukraina sangat mengkhawatirkan," kata Fransiskus, yang telah banyak menyerukan perdamaian di Ukraina dan bulan lalu memimpin hari doa internasional untuk perdamaian.


"Saya mempercayakan setiap upaya perdamaian pada Yang Kuasa dan mengetuk hati nurani para pemimpin politik," kata Paus, berharap masyarakat pun ikut bergabung dalam keheningan doa.

"Mari kita berdoa dalam diam," katanya.

Kerumunan orang di lapangan luas Santi Petrus pun menjadi sunyi selama sekitar satu menit.

Pernyataan Paus muncul tak lama setelah percakapan telepon antara Presiden AS Joe Biden dengan Presiden Vladimir Putin dari Rusia.

Dalam percakapan yang berlangsung selama satu jam itu, Biden mengatakan Barat akan menanggapi dengan tegas setiap invasi ke Ukraina, menambahkan langkah seperti itu akan menghasilkan penderitaan yang meluas dan membuat Moskow terisolasi dalam sanksi berat.

Populer

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

UPDATE

Energi Bersih Semakin Diminati Sektor Industri dan Bisnis

Jumat, 23 Januari 2026 | 20:09

Relawan Bara JP Hapus Nama Jokowi

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:52

Pengelola Apartemen Jakarta Utara Bantu Polisi Putus Rantai Peredaran Narkoba

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:24

Produk Warga Binaan Didorong Masuk Kopdes Merah Putih

Jumat, 23 Januari 2026 | 19:01

Wamenkomdigi Tegaskan Jaringan di Sumbar dan Sumut Hampir Pulih 100 Persen

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:52

Sinergi untuk Akselerasi, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan UMKM

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:45

Raja Maroko Puji Soliditas Nasional di Piala Afrika 2025

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:27

Iran Batasi Akses Internet demi Putus Komando Teroris Asing ke Perusuh

Jumat, 23 Januari 2026 | 18:05

Kasus Kuota Haji: Dito Ariotedjo Ungkap hanya Ditanya Satu Pertanyaan Soal Fuad Hasan

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:59

Kongres XXII: Sujahri-Amir Tidak Sah Pimpin GMNI

Jumat, 23 Januari 2026 | 17:43

Selengkapnya